Jakarta – Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (1/4), berpotensi mengalami rebound secara teknikal di kisaran 7.100–7.200. Proyeksi tersebut didorong sentimen positif dari ekspektasi de-eskalasi ketegangan di Timur Tengah.
“IHSG diperkirakan menguat terdorong sentimen positif dari ekspektasi de-eskalasi di Timur Tengah. Level resistance yang mungkin diuji berada di 7.100-7.200,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 1 April 2026.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (31/3), IHSG ditutup melemah ke level 7.048,22 atau turun 0,61 persen. Sektor transportasi mencatatkan koreksi terbesar sebesar 4,6 persen, sedangkan sektor non-siklikal menjadi penguat tertinggi dengan kenaikan 1,48 persen.
Phintraco mencatat IHSG sempat menguat pada awal sesi, namun kembali terkoreksi seiring realisasi keuntungan jangka pendek di tengah ketidakpastian pasar.
Dari dalam negeri, sejumlah kebijakan turut menjadi perhatian pelaku pasar. Menteri Sekretaris Negara memastikan Pertamina tidak menaikkan harga BBM subsidi maupun non-subsidi, sekaligus membantah prediksi kenaikan harga yang sempat beredar.
Pemerintah juga resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat mulai 1 April 2026, dengan rencana evaluasi dalam dua bulan ke depan. Selain itu, upaya kemandirian energi diperkuat melalui percepatan implementasi B50, sementara efisiensi anggaran kementerian/lembaga ditargetkan mencapai Rp121–130 triliun.
Investor pada perdagangan hari ini juga menantikan rilis sejumlah data ekonomi domestik. Indeks Manufacturing PMI Maret diperkirakan melambat ke 51,2 dari 53,8, yang dinilai berpotensi dipengaruhi hari libur keagamaan.
Sementara itu, neraca perdagangan Februari diproyeksikan surplus USD1,2 miliar, meningkat dari USD0,9 miliar pada Januari. Adapun inflasi Maret diperkirakan sebesar 0,3 persen secara bulanan (month to month/mom) dan 4,9 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi Februari yang tercatat 0,68 persen mom dan 4,76 persen yoy.