BERITA TERKINI
IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan 2026, Ditopang Sentimen Global dan Aksi Beli Saham Big Cap

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan 2026, Ditopang Sentimen Global dan Aksi Beli Saham Big Cap

Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan tahun 2026 dengan penguatan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik ke posisi 7.074 atau menguat 0,45 persen, didorong sentimen positif dari bursa global yang meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

Optimisme pasar disebut terkait ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar, seiring arah suku bunga acuan di sejumlah negara maju yang kian jelas. Kondisi pasar internasional yang relatif stabil turut membantu menjaga sentimen, sehingga IHSG mampu bertahan di zona hijau sejak awal sesi.

Data perdagangan pada pembukaan menunjukkan aktivitas akumulasi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar. Sektor perbankan dan konsumer menjadi penopang utama pergerakan indeks pada awal perdagangan, dengan volume transaksi tercatat sekitar 1,2 miliar lembar saham.

Di luar pasar modal, pemerintah juga menyoroti penguatan ekonomi riil di tingkat desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Program ini diarahkan untuk merespons maraknya praktik rentenir dan pinjaman ilegal yang dinilai membebani masyarakat, dengan menawarkan akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi pelaku usaha mikro.

Dalam skema Kopdeskel Merah Putih, pembiayaan disebut dapat diakses dengan bunga 6 persen per tahun melalui prosedur yang disederhanakan. Tahapan yang dijelaskan meliputi pendaftaran sebagai anggota koperasi di kantor desa setempat, penyiapan dokumen identitas dan bukti usaha, verifikasi kelayakan kredit oleh pengelola, penandatanganan akad setelah disetujui, hingga pencairan dana untuk modal kerja atau pengembangan usaha.

Perbandingan skema pembiayaan ini menonjol pada aspek suku bunga dan legalitas. Kopdeskel Merah Putih disebut menawarkan bunga 6 persen per tahun dan berada dalam skema yang terdaftar serta terawasi, sementara pinjaman rentenir atau ilegal digambarkan memiliki bunga 20–50 persen per bulan dan tidak terdaftar. Dari sisi jaminan, skema koperasi disebut lebih fleksibel, sedangkan pinjaman non-formal dinilai lebih memberatkan.

Artikel ini juga menekankan bahwa stabilitas ekonomi nasional tidak hanya tercermin dari pergerakan indeks saham, tetapi juga dari keberhasilan program pemberdayaan di akar rumput. Kombinasi penguatan pasar modal dan akses pembiayaan yang lebih aman bagi masyarakat desa dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi.

Bagi pelaku usaha yang memperoleh akses modal, pengelolaan keuangan yang disiplin disebut menjadi kunci. Beberapa langkah yang disarankan meliputi pemisahan rekening pribadi dan operasional, pencatatan arus kas harian, penggunaan dana untuk kebutuhan produktif, penyediaan cadangan untuk cicilan, serta evaluasi keuntungan secara berkala.

Memasuki 2026, tantangan global masih ada, namun sentimen positif yang tercermin pada pembukaan IHSG menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi domestik. Pemerintah disebut terus memantau perkembangan pasar dan efektivitas program kredit murah di daerah, serta membuka ruang penyesuaian kebijakan bila diperlukan agar pertumbuhan tetap inklusif.

Catatan: Data IHSG dan suku bunga kredit dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan yang berlaku. Informasi ini bersifat informatif dan bukan saran investasi atau keputusan finansial.