Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak naik pada perdagangan hari ini, Selasa (10/3/2026). Proyeksi tersebut disampaikan dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia yang memuat tajuk “JCI Diperkirakan Naik Hari Ini” di laman samuel.co.id.
Sentimen pasar global menjadi salah satu penopang. Di Amerika Serikat, bursa ditutup menguat pada Senin (9/3), dengan Dow Jones naik 0,50%, S&P 500 menguat 0,83%, dan Nasdaq melonjak 1,38%. S&P 500 disebut pulih dari pelemahan sebelumnya, sementara Dow naik sekitar 200 poin seiring turunnya harga minyak setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan perang dengan Iran kemungkinan segera berakhir.
Dari sisi pasar obligasi dan mata uang, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10 tahun turun 1,03% menjadi 4,096%. Pada saat yang sama, Indeks Dolar AS naik 0,19% ke level 99,18.
Di pasar komoditas, mayoritas harga ditutup menguat pada Senin (9/3). Minyak mentah WTI naik 4,26% menjadi USD 94,77 per barel dan Brent menguat 6,76% menjadi USD 98,96 per barel. Harga batu bara naik 4,73% menjadi USD 143,80 per ton, CPO naik 4,58% menjadi MYR 4.567 per ton, sementara emas turun 0,64% menjadi USD 5.139 per ons.
Namun, pergerakan bursa Asia pada Senin (9/3) cenderung melemah. Indeks Hang Seng turun 1,35%, Nikkei jatuh 5,20%, dan Shanghai turun 0,67%.
Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya turun 3,27% ke level 7.337,37. Meski demikian, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 1.109,8 miliar, yang terdiri dari pembelian bersih Rp 749,8 miliar di pasar reguler dan Rp 360,0 miliar di pasar negosiasi.
Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler terjadi pada saham BMRI sebesar Rp 269,6 miliar, BBRI Rp 169,9 miliar, dan BBCA Rp 106,8 miliar. Sementara itu, pembelian bersih asing terbesar tercatat pada BUMI Rp 137,8 miliar, PTRO Rp 134,5 miliar, dan MDKA Rp 121,0 miliar.
Riset tersebut juga mencatat saham yang mengalami pergerakan utama adalah DCII, SMMA, dan MORA, sedangkan yang tertinggal antara lain BBRI, BYAN, dan BREN.
Pada pembukaan perdagangan pagi ini, KOSPI tercatat menguat 5,07% dan Nikkei naik 2,67%. Dengan dukungan sentimen tersebut, Samuel Sekuritas menyatakan IHSG berpeluang menguat karena adanya sentimen positif dari pasar global dan regional.

