BERITA TERKINI
IHSG Diproyeksi Menguat, Didukung Sentimen Positif Global dan Regional

IHSG Diproyeksi Menguat, Didukung Sentimen Positif Global dan Regional

Jakarta—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026), seiring membaiknya sentimen dari pasar global dan regional. Proyeksi tersebut disampaikan dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia yang menilai peluang kenaikan IHSG terbuka di tengah perkembangan pasar terbaru.

Di Amerika Serikat, pasar saham ditutup lebih tinggi pada Selasa (31/3). Indeks Dow Jones menguat 2,49%, S&P 500 naik 2,91%, dan Nasdaq melonjak 3,83%. Kenaikan Wall Street disebut didorong spekulasi mengenai potensi de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun turun 0,73% menjadi 4,317%, sementara Indeks Dolar AS melemah 0,55% ke level 99,96.

Di pasar komoditas, pergerakan harga tercatat bervariasi namun sebagian besar melemah. Minyak mentah WTI turun 1,46% menjadi USD 101,38 per barel, sedangkan Brent tercatat naik 4,94% menjadi USD 118,35 per barel. Batu bara turun 1,25% ke USD 142,45 per ton, CPO melemah 0,88% menjadi MYR 4.828 per ton, sementara emas naik 3,48% ke USD 4.668 per ons.

Dari Asia, mayoritas bursa ditutup lebih rendah pada Selasa (31/3). Hang Seng naik tipis 0,15%, Nikkei turun 1,58%, dan Shanghai melemah 0,80%. Namun pada pembukaan perdagangan pagi ini, KOSPI dibuka melonjak 5,41% dan Nikkei menguat 3,82%.

Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 0,61% ke level 7.048,22. Aktivitas investor asing mencatat penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 1.280,8 miliar, yang terdiri dari penjualan bersih Rp 1.174,4 miliar di pasar reguler dan Rp 106,4 miliar di pasar negosiasi.

Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada saham BBRI sebesar Rp 297,5 miliar, BRMS Rp 109,9 miliar, dan BUMI Rp 88,1 miliar. Sementara itu, pembelian bersih asing terbesar terlihat pada INDF Rp 62,4 miliar, BMRI Rp 39,3 miliar, dan EMAS Rp 23,6 miliar.

Riset tersebut juga mencatat saham yang mengalami pergerakan utama antara lain INDF, MBMA, dan AMRT, sedangkan saham yang tergolong tertinggal meliputi BREN, BYAN, dan BRMS. Dengan dukungan sentimen positif dari pasar regional dan global, Samuel Sekuritas menyatakan memperkirakan IHSG akan bergerak naik pada perdagangan hari ini.