BERITA TERKINI
IHSG Ditutup Turun 3,05% dan Jadi yang Terlemah di Asia pada Jumat

IHSG Ditutup Turun 3,05% dan Jadi yang Terlemah di Asia pada Jumat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (13/3/2026) di zona merah dengan pelemahan cukup dalam. IHSG ditutup di level 7.137,21, turun 3,05% dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan tersebut menjadi posisi terendah IHSG sejak 15 Juli tahun lalu, atau sekitar sembilan bulan perdagangan. Sejak awal sesi, IHSG sudah bergerak melemah. Setelah dibuka turun 0,32%, tekanan jual berlanjut dan membuat penurunan semakin dalam hingga penutupan.

Sejumlah saham tercatat menjadi pemberat utama pergerakan IHSG. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) disebut mengurangi 30,8 poin, disusul Amman Mineral Internasional (AMMN) yang mengurangi 17,5 poin, DCI Indonesia (DCII) 17,16 poin, Bank Mandiri (BMRI) 16,36 poin, dan Barito Renewables Energy (BREN) 10,21 poin.

Pelemahan tidak hanya terjadi di Indonesia. Sepanjang perdagangan hari ini, sejumlah bursa saham di Asia juga bergerak di zona merah. SENSEX (India) turun 1,93%, KOSPI (Korea Selatan) 1,72%, SETI (Thailand) 1,43%, NIKKEI 225 (Tokyo) 1,16%, Hang Seng (Hong Kong) 0,98%, PSEi (Filipina) 0,89%, Shenzhen Comp. (China) 0,88%, Shanghai Composite (China) 0,82%, Ho Chi Minh Stock (Vietnam) 0,78%, KLCI (Malaysia) 0,71%, TOPIX (Jepang) 0,57%, TAIEX (Taiwan) 0,54%, CSI 300 (China) 0,39%, dan Straits Time (Singapura) 0,27%.