Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,93% ke level 7.184,4 pada Rabu (1/4), seiring meningkatnya harapan meredanya konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Di pasar valuta asing, rupiah sempat melemah hingga 17.025 per dolar AS pada perdagangan intraday sebelum menguat dan ditutup di 16.980 per dolar AS. Sementara itu, arus dana asing tercatat keluar (foreign outflow) sebesar Rp165,5 miliar.
Sentimen mereda konflik menguat setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (31/3) menyatakan negaranya berniat mengakhiri konflik apabila syarat-syarat esensial terpenuhi, terutama adanya jaminan pencegahan serangan atau agresi berulang di masa depan. Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan “meninggalkan” Iran dalam waktu dekat dan menyebut kampanye militer dapat berakhir dalam 2–3 pekan.
Gedung Putih menyampaikan bahwa Trump dijadwalkan berpidato pada Rabu (1/4) malam waktu setempat untuk memberikan pembaruan mengenai perang di Iran. Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan Trump telah menyampaikan kepada kabinetnya rencana untuk mengakhiri perang, bahkan jika Iran belum membuka Selat Hormuz.
Penguatan IHSG juga mengikuti reli bursa saham AS pada Selasa (31/3) waktu setempat. Indeks S&P 500 naik 2,9% dan Nasdaq menguat 3,8%. Di Asia, sejumlah indeks turut menguat, di antaranya Nikkei naik 5,3%, Kospi melesat 8,4%, dan Hang Seng bertambah 2,0%.
Dari sisi komoditas, harga emas menguat 3,5% pada Selasa (31/3) dan berlanjut naik hingga US$4.754 per troy ounce pada sore hari Rabu. Sementara itu, harga minyak berjangka kontrak Juni 2026 turun 3,2% pada Selasa ke US$104 per barel, lalu berada di US$102,4 per barel pada sore hari ini. Harga batu bara tercatat di 142,5 turun 1,25%, CPO di 4.767 turun 1,26%, dan nikel di 17.110 turun 0,89%.
Pelaku pasar menanti pidato Trump karena potensi berakhirnya konflik dinilai dapat menormalkan harga energi dan meredakan risiko fiskal bagi Indonesia. Dalam catatan hari ini, meski IHSG menguat hampir 2%, saham-saham perbankan tercatat tertinggal dengan sektor keuangan hanya naik 0,2% di tengah arus dana asing keluar.
Di tingkat emiten, sejumlah korporasi menyampaikan perkembangan terbaru. Raharja Energi Cepu melalui PT Raharja Energi Madura berencana mengakuisisi 100% saham SMS Development Limited senilai sekitar US$121,7 juta, yang terdiri dari novasi pinjaman pemegang saham US$59,2 juta dan pembelian saham US$62,5 juta. SMS Development Limited memiliki 20% hak partisipasi tidak langsung pada Husky–CNOOC Madura Limited, operator produksi gas alam di wilayah Madura. Rencana transaksi ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 7 Mei 2026.
Darma Henwa menargetkan anak usaha di bidang pertambangan emas dan tembaga, PT Gayo Mineral Resources, merampungkan pekerjaan lapangan eksplorasi pada pertengahan 2027, dengan target produksi dimulai pada 2029. Perseroan juga menyebut peluang revaluasi aset terkait penilaian Rp7 triliun pada laporan keuangan 4Q25 yang masih berdasarkan fase eksplorasi tahap 1 dari 3.
United Tractors mencatat penjualan Komatsu 869 unit selama 2M26, turun 11% secara tahunan, dengan pangsa pasar turun menjadi 21%. Perseroan juga mengumumkan rencana buyback saham hingga Rp2 triliun untuk periode 1 April–30 Juni 2026.
Bukit Asam membukukan laba bersih Rp1,5 triliun pada 4Q25, naik 174% dibanding kuartal sebelumnya namun turun 18% secara tahunan. Sepanjang 2025, laba bersih mencapai Rp2,9 triliun, turun 43% secara tahunan. Indocement mencatat laba bersih Rp1,2 triliun pada 4Q25, naik 25% secara tahunan dan 109% dibanding kuartal sebelumnya, sehingga laba bersih 2025 menjadi Rp2,2 triliun, didukung keuntungan divestasi dan pengukuran kembali sisa kepemilikan terkait penjualan 60% saham PT Mortar Prakarsa Utama senilai Rp670 miliar pada 4Q25.
Aneka Tambang menyatakan telah mendaftar untuk mengikuti lelang blok prospek emas di Arab Saudi sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan cadangan emas. Di sektor kesehatan, Siloam International Hospitals bersama anak usaha mengakuisisi seluruh saham di 14 perusahaan pemilik properti rumah sakit dari 27 anak usaha First Real Estate Investment Trust asal Singapura senilai total Rp9 triliun, dengan pendanaan melalui fasilitas kredit sindikasi dan penyelesaian yang bergantung pada persetujuan RUPS serta regulator.
Dari data makro, S&P Global mencatat PMI manufaktur Indonesia turun ke 50,1 pada Maret 2026 dari 53,8 pada Februari, menunjukkan kondisi hampir stagnan meski masih ekspansif. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi IHK Maret 2026 sebesar 3,48% (yoy), turun dari 4,76% (yoy) pada Februari, dengan inflasi bulanan 0,41% (mom). BPS juga mencatat surplus neraca perdagangan Februari 2026 sebesar US$1,27 miliar, sementara kunjungan wisatawan mancanegara pada Februari 2026 sekitar 1,2 juta orang.
Di sisi kebijakan, Reuters melaporkan pemerintah akan menerapkan sejumlah langkah mulai 1 April 2026 untuk menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan pasokan terkait perang AS–Israel terhadap Iran. Langkah tersebut mencakup pembatasan penjualan BBM maksimal 50 liter per hari per mobil, kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat bagi ASN (dengan pengecualian sektor tertentu), pengurangan perjalanan dinas, evaluasi penyesuaian harga BBM non-subsidi, serta pengalihan anggaran program non-prioritas dan pengurangan frekuensi distribusi program Makanan Bergizi Gratis menjadi lima hari. Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan mandatori biodiesel B50 akan diimplementasikan mulai 1 Juli 2026.
Sejumlah saham tercatat berada di jajaran pelemahan terbesar hari ini, di antaranya MEDC turun 7,67%, ITMG turun 6,56%, PTBA turun 6,29%, dan HEAL turun 6,08%.