JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja perdagangan pasar modal selama sepekan pada periode 2–6 Maret 2026 ditutup melemah. Pelemahan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun sejumlah indikator perdagangan lainnya.
Berdasarkan keterangan resmi BEI yang disampaikan Minggu (8/3/2026), IHSG sepanjang sepekan turun 7,89 persen ke level 7.585,68. Pada pekan sebelumnya, IHSG berada di posisi 8.235,48.
Sejalan dengan penurunan indeks, kapitalisasi pasar bursa juga menyusut 7,85 persen menjadi Rp 13.627 triliun, dari Rp 14.787 triliun pada sepekan sebelumnya.
Dari sisi aktivitas transaksi, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,33 persen menjadi 2,73 juta kali transaksi, dibandingkan 2,95 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian tercatat turun lebih dalam, yakni 17 persen menjadi 42,34 miliar lembar saham, dari 51,02 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian juga melemah 16,64 persen menjadi Rp 24,97 triliun, dari Rp 29,95 triliun.
Untuk pergerakan investor asing, BEI mencatat nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 263 miliar selama perdagangan pekan tersebut. Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing membukukan jual bersih Rp 7,29 triliun.

