BERITA TERKINI
Kemenpora Siapkan Pendampingan Literasi Keuangan bagi Atlet Paralimpiade

Kemenpora Siapkan Pendampingan Literasi Keuangan bagi Atlet Paralimpiade

KARANGANYAR—Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyatakan pemerintah akan menghadirkan pendampingan literasi keuangan bagi atlet paralimpiade. Program ini ditujukan untuk membantu para atlet menata masa depan agar lebih sejahtera hingga masa pensiun.

Pernyataan itu disampaikan Erick saat berkunjung ke Paralympic Training Center Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya manajemen keuangan bagi atlet disabilitas yang akan menerima bonus dari pemerintah setelah meraih prestasi di ASEAN Para Games 2025.

Menurut Erick, bonus dengan nilai besar perlu dikelola secara cerdas agar tidak hanya menjadi kesenangan sesaat, tetapi dapat diubah menjadi aset produktif untuk masa depan. “Kita juga akan mendampingi melalui financial literacy (literasi keuangan) supaya para atlet ini bisa menabung dan melakukan hal lain untuk masa depannya,” kata Erick.

Selain pendampingan literasi finansial, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menghadapi Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Jepang. Setelah capaian 135 medali emas pada ASEAN Para Games 2025, Kemenpora berupaya melanjutkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara berkelanjutan.

Erick menyampaikan Kemenpora terus melakukan koordinasi dan konsolidasi latihan meski menghadapi keterbatasan anggaran. Ia juga menyebut akan mengundang National Paralympic Committee (NPC) untuk duduk bersama membahas target dan evaluasi persiapan menuju ajang 2026.