BERITA TERKINI
Komisi XI DPR Setujui Asumsi Makro 2026, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2–5,8 Persen

Komisi XI DPR Setujui Asumsi Makro 2026, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2–5,8 Persen

Komisi XI DPR menyetujui seluruh asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun fiskal 2026, termasuk target pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,2% hingga 5,8%.

Ketua Komisi XI DPR Misbakhun mengatakan, asumsi dasar makro yang disepakati tersebut telah tercantum dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026 yang disampaikan pemerintah pada awal Juli 2025. Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja Komisi XI bersama pemerintah dalam rangka pembicaraan pendahuluan RAPBN 2026.

Selain pertumbuhan ekonomi, Komisi XI dan pemerintah juga menyepakati rentang inflasi 2026 sebesar 1,5% hingga 3,5%. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditetapkan pada kisaran Rp16.500 hingga Rp16.900, sementara suku bunga SBN tenor 10 tahun ditargetkan berada pada rentang 6,6% hingga 7,2%.

Dari sisi komoditas energi, harga minyak mentah Indonesia (ICP) ditargetkan pada kisaran US$60 hingga US$80 per barel. Adapun lifting minyak bumi dipatok 600.000–605.000 barel per hari dan lifting gas bumi 953.000 hingga 1,01 juta barel setara minyak per hari.

Komisi XI juga menyepakati target pembangunan nasional jangka menengah pada 2026, yakni tingkat kemiskinan 6,5%–7,5%, kemiskinan ekstrem 0%–0,5%, tingkat pengangguran terbuka 4,44%–4,96%, serta rasio gini 0,377–0,380.

Misbakhun menyatakan, dalam rapat internal Komisi XI disepakati angka-angka yang sama dengan yang tercantum dalam KEM-PPKF 2026.