Mataram — Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Yustinus Habur, mengingatkan adanya potensi meningkatnya ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah tekanan ekonomi global dan nasional yang dinilainya belum stabil.
Menurut Yustinus, situasi tersebut tidak dapat dilepaskan dari konflik global yang terus memanas dan berdampak luas hingga ke daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat.