BERITA TERKINI
Menkeu Purbaya Temui 18 Investor Global di Washington DC, Bahas Strategi Ekonomi dan APBN

Menkeu Purbaya Temui 18 Investor Global di Washington DC, Bahas Strategi Ekonomi dan APBN

WASHINGTON DC — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan investor global menunjukkan antusiasme terhadap strategi kebijakan ekonomi Indonesia setelah rangkaian pertemuan dengan pelaku pasar internasional di Amerika Serikat.

Dalam agenda di Washington DC, Purbaya bertemu dengan 18 investor besar pada Selasa (14/4/2026) waktu setempat. Pertemuan tersebut digelar untuk memaparkan arah kebijakan pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah ketidakpastian global.

“Kami bertemu dengan 18 investor besar, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Mereka ingin memahami arah kebijakan pertumbuhan dan pengelolaan anggaran Indonesia, serta menilai apakah strategi tersebut kredibel dan berkelanjutan,” kata Purbaya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (15/4).

Sebelum agenda di Washington DC, Purbaya juga melakukan pertemuan dengan sejumlah investor global di New York, termasuk BlackRock. Setelah itu, ia melanjutkan pertemuan bilateral dengan berbagai lembaga keuangan internasional.

Dalam forum tersebut, Kementerian Keuangan memaparkan kebijakan ekonomi yang ditempuh pemerintah, termasuk dampaknya terhadap anggaran negara serta prospek pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Purbaya, para investor menunjukkan minat besar untuk menggali lebih jauh kondisi fundamental ekonomi Indonesia, termasuk strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan tanpa membebani fiskal negara.

“Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dan menggali lebih dalam terkait fundamental ekonomi dan kebijakan kita. Selama ini mereka mempertanyakan bagaimana Indonesia dapat tumbuh lebih cepat dengan anggaran yang tetap terkendali,” ujar Purbaya.

Selain bertemu investor, Purbaya juga menggelar pertemuan dengan pimpinan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF), termasuk Managing Director Kristalina Georgieva, serta pejabat tinggi Bank Dunia (World Bank) dan perwakilan lembaga pemeringkat seperti S&P Global Ratings.

Dalam pertemuan tersebut, lembaga-lembaga internasional menilai positif upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan fiskal.

Terkait potensi investasi, Purbaya menyebut investor global, khususnya dari Amerika Serikat, menunjukkan ketertarikan pada instrumen sektor keuangan Indonesia, baik fixed income maupun equity. Ia menegaskan ketertarikan tersebut lebih banyak berupa investasi portofolio, bukan penanaman modal asing langsung (foreign direct investment/FDI).

“Ini sebagian besar merupakan investasi portofolio, bukan foreign direct investment (FDI). Namun kami optimistis dalam waktu dekat aliran dana tersebut akan masuk dan turut mendorong penguatan pasar modal Indonesia,” kata Purbaya.