Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia pada Juni 2025 mencatat surplus sebesar US$ 4,11 miliar. Surplus ini ditopang oleh kinerja ekspor yang tinggi, terutama dari komoditas minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan batu bara.
Meski demikian, BPS mencatat surplus neraca dagang pada Juni 2025 tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah tetap kuatnya kontribusi ekspor dari komoditas utama.

