Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, anjlok 1.915,97 poin atau sekitar 2,79 persen pada Kamis (16/7/2026) dan ditutup di level 66.835,54. Sementara itu, indeks Topix turut melemah 1,45 persen menjadi 4.028,79.
Pelemahan Nikkei dipicu tekanan pada saham-saham sektor teknologi. Sejumlah emiten terkait semikonduktor dan manufaktur chip mencatat penurunan tajam sepanjang perdagangan.
Saham Kioxia Holdings, perusahaan manufaktur chip memori, memimpin pelemahan dengan terjun 15,03 persen. Saham perusahaan semikonduktor Sumco juga turun 9,07 persen.
Penurunan turut terjadi pada saham Renesas Electronics dan Lasertec yang masing-masing merosot 7,18 persen dan 6,68 persen. Adapun saham Advantest dan Tokyo Electron melemah 5,93 persen dan 4,51 persen, sementara saham Disco turun 4,02 persen.
Di pasar valuta asing, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap yen berada di kisaran 162,1 yen per dolar AS.