BERITA TERKINI
Pasar Saham Bergerak Mendatar, Saham Unggulan Melemah; Sektor Minyak dan Gas Menguat di Tengah Gangguan Sistem

Pasar Saham Bergerak Mendatar, Saham Unggulan Melemah; Sektor Minyak dan Gas Menguat di Tengah Gangguan Sistem

Perdagangan pasar saham pada 27 Februari ditutup dengan pergerakan mendatar. Sejumlah saham berkapitalisasi besar melemah dan menahan laju indeks, sementara kelompok minyak dan gas justru mencatat penguatan. Pada hari yang sama, pelaku pasar juga mencermati gangguan sistem penyimpanan dan penyelesaian sekuritas yang sempat memicu keterlambatan alokasi sekuritas ke rekening investor.

Pada penutupan perdagangan, VN-Index naik tipis 0,69 poin menjadi 1.880,33 poin. Volume transaksi mencapai lebih dari 927,7 juta saham dengan nilai lebih dari 30.045,8 miliar VND. Di seluruh bursa, 132 saham menguat, 202 saham melemah, dan 51 saham tidak berubah.

Di bursa HNX, indeks naik 0,49 poin menjadi 262,82 poin dengan volume lebih dari 93,4 juta saham dan nilai transaksi lebih dari 2.035,4 miliar VND. Tercatat 88 saham naik, 70 saham turun, dan 56 saham stagnan.

Sementara itu, indeks UPCOM naik 0,46 poin menjadi 129,31 poin. Volume perdagangan mencapai lebih dari 110,6 juta saham dengan nilai lebih dari 1.399,8 miliar VND. Secara keseluruhan, 143 saham naik, 153 saham turun, dan 123 saham tidak berubah.

Pelemahan saham-saham berkapitalisasi besar disebut menjadi faktor yang membuat pasar kehilangan momentum kenaikan. VN30 mencatat 19 saham turun, 10 saham naik, dan 1 saham tidak berubah. Sejumlah saham utama seperti VNM, VRE, VCB, MWG, MSN, dan SAB tercatat melemah. Saham-saham perbankan juga mengalami penurunan. Di sektor properti, mayoritas saham berada di zona merah meski dua saham berkapitalisasi terbesar, VIC dan VHM, justru menguat. Kelompok saham lainnya bergerak bervariasi.

Di tengah tekanan pada saham unggulan, sektor minyak dan gas menjadi sorotan karena tidak ada saham yang turun di kelompok ini. Saham PTV dan PVE mencapai batas atas. Sejumlah saham lain juga menguat, antara lain BSR naik 4%, OIL naik 12,28%, PLX naik 0,52%, POS naik 6,9%, PVB naik 4,74%, PVC naik 8,97%, PVB naik 3,21%, PVS naik 2,38%, dan TOS naik 2,46%.

Selain dinamika harga saham, pasar juga diwarnai isu teknis terkait sistem. Bursa Efek Kota Ho Chi Minh (HOSE) dan Perusahaan Penitipan dan Kliring Sekuritas Vietnam (VSDC) mengumumkan bahwa selama pemeliharaan sistem teknologi informasi yang direncanakan oleh kontraktor KRX, sistem penitipan mengalami keterlambatan dalam mengalokasikan sekuritas kepada investor pada pukul 13.00 tanggal 25 Februari 2026.

HOSE dan VSDC menyatakan telah berkoordinasi dengan kontraktor untuk menyelesaikan masalah tersebut dan sekaligus memberitahukan pelaku pasar guna memastikan hak investor untuk menjual sekuritas. Hingga saat ini, sistem disebut telah dipulihkan dan sekuritas telah dialokasikan sepenuhnya.

Sebelumnya pada siang hari 27 Februari, proses penyelesaian sekuritas dilaporkan masih mengalami gangguan. Kondisi itu menghambat penyelesaian obligasi pemerintah, obligasi korporasi terdaftar yang dibeli pada 26 Februari 2026, serta saham, sertifikat dana, dan waran terjamin yang dibeli pada 25 Februari 2026 sehingga tidak selesai sesuai jadwal.

Sejumlah perusahaan sekuritas pun menyampaikan pemberitahuan kepada nasabah bahwa sekuritas untuk sementara belum dikreditkan ke rekening selama sesi perdagangan siang di hari yang sama. VPBank Securities Company menyebut pihaknya menerima informasi dari VSDC mengenai gangguan operasional kliring dan penyelesaian elektronik di seluruh pasar, sehingga transaksi jual/beli pada 25 Februari belum dialokasikan ke rekening sekuritas nasabah.

KAFI Securities Company juga menyatakan VSDC mengalami gangguan koneksi dengan anggota kustodiannya pada pagi hari 27 Februari. Insiden tersebut memengaruhi layanan seperti pembukaan rekening, penyetoran dan penarikan, serta proses kliring dan penyelesaian yang berpotensi lebih lambat dari perkiraan.

Menurut pembaruan informasi, HOSE dan VSDC telah berkoordinasi secara mendesak dengan kontraktor untuk memperbaiki masalah dan memberitahukan para anggota agar investor dapat menjual sekuritas yang dibeli pada 25 Februari. Pada pukul 14.40, sistem disebut telah diperbaiki dan sekuritas dialokasikan kepada investor, sehingga investor dapat menjual sekuritasnya selama sesi siang pada 27 Februari.