BERITA TERKINI
Pengeluaran Warga Demak untuk Sayur-Sayuran Lainnya Turun Jadi Rp73 per Kapita per Minggu pada 2025

Pengeluaran Warga Demak untuk Sayur-Sayuran Lainnya Turun Jadi Rp73 per Kapita per Minggu pada 2025

Rata-rata pengeluaran masyarakat Kabupaten Demak untuk membeli komoditas “sayur-sayuran lainnya” pada 2025 tercatat sebesar Rp73 per kapita per minggu. Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp165 per kapita per minggu.

Dalam publikasi statistik, pengeluaran per kapita didefinisikan sebagai biaya konsumsi seluruh anggota rumah tangga selama sebulan yang dibagi dengan jumlah anggota rumah tangga. Pengeluaran ini dikelompokkan menjadi dua, yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.

Penghitungan pengeluaran konsumsi makanan dilakukan untuk periode seminggu, sedangkan pengeluaran bukan makanan dihitung selama sebulan serta 12 bulan sebelumnya. Kedua jenis pengeluaran kemudian dikonversi menjadi pengeluaran rata-rata per bulan. Adapun angka konsumsi atau pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan Badan Pusat Statistik (BPS) diperoleh dari pembagian total konsumsi seluruh rumah tangga terhadap jumlah penduduk.

Selain data “sayur-sayuran lainnya”, terdapat rincian pengeluaran penduduk Kabupaten Demak untuk beberapa komoditas terkait. Lima komoditas dengan nilai pengeluaran per kapita per minggu terbesar adalah sayur-sayuran sebesar Rp12.851, bawang merah Rp1.951, bawang putih Rp1.833, dan cabai merah Rp1.672. Sementara itu, pengeluaran terendah tercatat pada pepaya muda sebesar Rp22 per kapita per minggu.

Berdasarkan perbandingan antarwilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli “sayur-sayuran lainnya” dilaporkan tertinggi berada di Kabupaten Lanny Jaya dan terendah di Kabupaten Subang. Untuk Kabupaten Demak, nominal pengeluaran pada kelompok ini disebut berada di urutan 470,5. Sementara rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli “sayur-sayuran lainnya” tercatat Rp256,5 per kapita per minggu.