PT PGAS Solution terpilih sebagai nominator TOP HC Awards 2025 dan mengikuti sesi presentasi penjurian pada Selasa (23/9/2025). Dalam agenda tersebut, perusahaan diwakili Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis Ariadi serta Division Head Human Capital Management Heriyana.
Dalam pemaparan penjurian, Ariadi menyampaikan visi perusahaan, yakni “Menjadi Perusahaan Jasa Energi Nasional Berstandar Kelas Dunia”. Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, perusahaan menghadirkan divisi Human Capital Management (HCM).
Menurut Ariadi, HCM Division menjalankan perannya dengan menyelaraskan program kerja dengan strategi bisnis perusahaan. Penyelarasan ini disebut berkontribusi pada dampak positif bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, termasuk peningkatan kinerja tahunan (year on year/yoy).
Perusahaan mencatat pendapatan dari penjualan sebesar Rp2.208.835.057.000 pada 2022. Angka tersebut meningkat menjadi Rp2.542.975.825.000 pada 2023, dan kembali naik menjadi Rp2.610.766.555.000 pada 2024.
Ariadi menjelaskan terdapat enam kebijakan yang dijalankan untuk mendukung pencapaian tersebut. Pertama, menghadirkan pekerja yang kompeten dan kapabel sesuai kebutuhan perusahaan. Kedua, menyiapkan suksesor perusahaan melalui FIRST Program. Ketiga, menyiapkan project manager untuk mendukung pengelolaan proyek melalui PMXpert Program. Keempat, melakukan digitalisasi pengelolaan SDM untuk memudahkan pengelolaan informasi yang efektif dan akurat.
Kebijakan kelima adalah penyelarasan program budaya perusahaan dengan strategi bisnis. Keenam, sebagai anak perusahaan BUMN, PGAS Solution turut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan lapangan kerja berkualitas melalui pemenuhan tenaga kerja untuk kebutuhan proyek.
Selain kebijakan tersebut, perusahaan juga menjalankan sejumlah Human Capital Initiatives. Inisiatif itu meliputi pengembangan kompetensi hardskill pada bidang Strategy Formulation & Execution, Marketing Management, Finance & Accounting, Human Capital, dan Operation Management bagi talenta di perusahaan. Program lain yang dijalankan adalah pengembangan terkait project management agar pekerja dapat menduduki posisi di proyek, tidak hanya terbatas pada jabatan project manager. Perusahaan juga melakukan digitalisasi pengelolaan human capital melalui HRIS, ESS, LMS, dan web rekrutmen.
Perusahaan menyebut kebijakan dan inisiatif human capital tersebut mendorong berbagai perbaikan (improvement) dan inovasi untuk meningkatkan kinerja. Salah satu inovasi yang dipaparkan adalah Solfusion, yakni power supply SMPS switching dengan fitur adjust timer untuk penyambungan pipa PE melalui coupler PE. Perangkat ini disebut ringan, praktis, efisien, ekonomis, dan mudah digunakan.
Inovasi berikutnya adalah Solbration, kalibrator meter gas diafragma G1,6 untuk pelanggan rumah tangga yang diproduksi sendiri oleh PT PGAS Solution. Produk ini disebut sebagai satu-satunya produk sejenis buatan dalam negeri dan diklaim mampu menekan investasi pengadaan hingga Rp4,5 miliar atau 90%.
PGAS Solution juga memaparkan Pishbot, robot untuk operasi dan pemeliharaan pipa di atas tanah atau jembatan berisiko tinggi. Perangkat ini digunakan untuk membersihkan pipa yang membentang di atas sungai, khususnya pada jembatan tanpa walkway, sehingga pekerjaan disebut lebih aman, efisien, dan efektif.
Selain itu, perusahaan memperkenalkan Solution of Metering System & Operation Simulator, inovasi yang berfungsi mencegah loss of revenue akibat power off pada flowcom. Dalam pemaparan tersebut disebutkan bahwa kondisi power off pada flowcom biasanya membutuhkan waktu hingga 30 jam untuk menyalurkan gas bumi ke pelanggan saat kegiatan pengukuran.

