BERITA TERKINI
Prabowo Temui 12 Perusahaan Investasi Global di Washington DC, Bahas Iklim Usaha dan Energi Terbarukan

Prabowo Temui 12 Perusahaan Investasi Global di Washington DC, Bahas Iklim Usaha dan Energi Terbarukan

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat. CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan total aset kelolaan (asset under management/AUM) dari 12 perusahaan yang hadir mencapai sekitar 16 triliun dolar AS.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memaparkan arah kebijakan Indonesia ke depan, terutama langkah-langkah untuk memperkuat iklim investasi serta menjaga stabilitas ekonomi dan politik. Rosan mengatakan diskusi berlangsung hampir dua jam, lebih lama dari perkiraan awal satu jam.

Setelah paparan Prabowo, pertemuan dilanjutkan dengan sesi one on one bersama masing-masing perusahaan. Rosan menyebut para investor memberikan masukan terkait konsistensi kebijakan, penegakan hukum (rule of law), pengembangan pasar modal, serta pengelolaan risiko yang terukur. Ia juga menyampaikan bahwa para investor menyatakan apresiasi terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai membuat mereka melihat Indonesia “lebih besar”.

Rosan menambahkan, Prabowo menekankan pesan bahwa Indonesia tidak lagi dipandang sebagai negara dengan potensi yang “tertidur”. Menurut Rosan, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia selama ini dikenal sebagai “sleeping giant”, namun kini saatnya bangkit dan bersama-sama mengembangkan serta meningkatkan perekonomian.

Dari diskusi tersebut, Rosan menyebut muncul sejumlah potensi kerja sama di sektor strategis, antara lain teknologi, energi terbarukan (renewable energy), infrastruktur, real estate, serta ekonomi digital. Harapannya, kerja sama itu juga mencakup transfer pengetahuan (transfer of knowledge). Selain itu, para investor juga disebut menunjukkan ketertarikan untuk mendukung pengembangan kewirausahaan dan dunia usaha di Indonesia.

Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan para investor menunjukkan minat kuat tidak hanya untuk berinvestasi, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang dengan membuka kantor langsung di Indonesia. Menurutnya, para CEO tersebut datang dari berbagai pusat keuangan dunia, mulai dari Los Angeles, New York, London, hingga Eropa, untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo.

Pandu menambahkan, penguatan pasar modal dan pembangunan kepercayaan (confidence building) menjadi salah satu topik utama. Ia menyebut para investor mengapresiasi penekanan Prabowo pada penguatan sistem hukum dan kepastian hukum, serta pembentukan Danantara yang diinisiasikan Prabowo.