Jakarta — Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan kembali menjadi momentum pendorong meningkatnya aktivitas belanja dan mobilitas masyarakat, yang turut menggerakkan perekonomian Indonesia pada kuartal I-2026.
Di sektor pembayaran dan transaksi keuangan, periode bulan puasa hingga Lebaran diproyeksikan mendorong kenaikan transaksi belanja masyarakat, termasuk melalui kanal digital. Wakil Ketua Departemen AFTECH Bidang Penyedia Jasa Pembayaran, Lala Eka Nilam, menyebut meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas keagamaan yang lebih intens berpotensi memperbesar penggunaan transaksi digital.
Menurutnya, transaksi digital yang mencakup e-wallet, QRIS, mobile banking, kartu kredit, virtual account, hingga pinjaman daring (pindar) telah tercatat mencapai 4,7 miliar transaksi pada awal 2026, tumbuh 39% secara tahunan (year-on-year). Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring berlangsungnya Ramadan dan Lebaran.
Untuk mendukung peningkatan aktivitas tersebut, industri fintech menegaskan perannya dalam memperkuat ekosistem digital melalui penguatan layanan sistem pembayaran.

