Jakarta—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (30/3) ditutup melemah 0,08% ke level 7.091,67. Pelemahan dipimpin sektor financials yang turun 1,17% serta basic materials yang terkoreksi 0,08%.
Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 678,17 miliar. Sejumlah saham yang paling banyak dilepas antara lain BBRI, BBCA, BMRI, CUAN, dan TLKM.
Reliance Sekuritas menilai sentimen negatif masih dipengaruhi sikap investor yang cenderung menunggu perkembangan perang AS-Iran, serta menanti rilis data payroll AS dan data inflasi Indonesia.
Dari sisi teknikal, tim riset PT Reliance Sekuritas Tbk mencatat candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top dan berada di bawah MA5, sementara indikator Stochastic bergerak datar di area oversold. Berdasarkan kondisi tersebut, Reliance memperkirakan IHSG berpeluang menguat.
“Sehingga dengan demikian, kami perkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: AALI, TOBA, INDF, dan PTRO,” tulis Research Team PT Reliance Sekuritas Tbk dalam daily insight, Selasa (31/3/2026).
Di sisi global, indeks utama Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif didorong pemulihan sementara setelah penurunan pada pekan sebelumnya dan mulai meredanya aksi jual di pasar obligasi.
Namun pada pagi hari saat laporan dibuat, bursa Asia mayoritas melemah. Indeks Nikkei 225 turun 2,79% dan Kospi melemah 2,97%.
Untuk pergerakan IHSG, Reliance memproyeksikan indeks bergerak dengan support di level 7.022 dan resistance di level 7.148, dengan kecenderungan menguat.
Rekomendasi saham pilihan Reliance Sekuritas
AALI – Buy
Reliance menilai harga berhasil menembus MA5 dan MA20. Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), didukung akumulasi beli pada histogram hijau indikator MACD, serta MACD bullish cross over.
Entry: 7.450–7.650
Resistance: 7.825–8.050
Support: 7.150
Stoploss: 7.125
Target: 8.700
TOBA – Buy
Harga dinilai masih berada di atas MA5 dan mendekati MA20. Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), disertai indikasi akumulasi beli pada MACD dan MACD bullish cross over.
Entry: 590–610
Resistance: 620–640
Support: 570
Stoploss: 565
Target: 685
INDF – Buy
Harga disebut mendekati MA5. Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), dengan dukungan akumulasi beli pada histogram hijau MACD dan MACD bullish cross over.
Entry: 5.875–6.025
Resistance: 6.175–6.350
Support: 5.650
Stoploss: 5.625
Target: 6.700
PTRO – Buy
Harga dinilai berhasil menembus MA5. Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), didukung akumulasi beli pada MACD dan MACD bullish cross over.
Entry: 4.540–4.640
Resistance: 4.760–4.900
Support: 4.360
Stoploss: 4.350
Target: 5.300