Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengingatkan potensi dampak buruk yang dapat dirasakan dunia jika perang di Timur Tengah terus berlangsung berkepanjangan.
SBY menilai, krisis ekonomi global seperti yang terjadi pada 2008 berpeluang terulang apabila perdamaian tidak kunjung disepakati.