BERITA TERKINI
Tiongkok Luncurkan Program ‘AI Plus’ untuk Percepat Integrasi Kecerdasan Buatan hingga 2035

Tiongkok Luncurkan Program ‘AI Plus’ untuk Percepat Integrasi Kecerdasan Buatan hingga 2035

Pemerintah Tiongkok mencanangkan inisiatif program “AI Plus” melalui pedoman yang dikeluarkan pada Selasa (26/8). Program ini ditujukan untuk mendorong integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara luas dan mendalam di berbagai bidang, guna mempercepat pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru.

Menurut pedoman yang dikeluarkan Dewan Negara atau Kabinet Tiongkok, penerapan AI akan ditingkatkan dalam enam bidang utama, yakni sains dan teknologi, pengembangan industri, peningkatan konsumsi, kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan, serta kerja sama global.

Dalam target jangka menengah, pada 2027 Tiongkok menargetkan kemajuan signifikan dalam integrasi mendalam AI di enam bidang tersebut. Tingkat penetrasi terminal cerdas generasi baru dan agen AI diperkirakan melampaui 70 persen.

Selanjutnya, pada 2030 AI diproyeksikan semakin memberdayakan pembangunan berkualitas tinggi di seluruh lini industri. Pada fase ini, tingkat penetrasi terminal pintar generasi berikutnya dan agen AI ditargetkan melebihi 90 persen.

Adapun pada 2035, Tiongkok menargetkan memasuki tahap baru ekonomi cerdas dan masyarakat cerdas secara komprehensif, sekaligus memberikan dukungan kuat bagi upaya modernisasi sosialis.

Pedoman tersebut muncul di tengah penguatan peran AI dalam beberapa tahun terakhir, termasuk setelah munculnya DeepSeek pada awal tahun ini. Pemerintah Tiongkok disebut aktif memperluas penerapan AI di sektor industri, layanan publik, dan tata kelola pemerintahan.

Langkah ini juga diposisikan sebagai upaya membangun siklus positif, di mana inovasi mendorong aplikasi, dan aplikasi menumbuhkan inovasi. Integrasi AI yang lebih luas dinilai dapat membantu transformasi dan peningkatan industri tradisional, sekaligus membuka jalan baru bagi pengembangan industri strategis yang sedang berkembang maupun industri masa depan.

Dalam konteks pemanfaatan, AI dipandang memiliki peran dalam mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, dan mendorong produktivitas. Salah satu contoh yang disebutkan adalah di bidang kesehatan, ketika AI dapat membantu diagnosis pasien secara cepat serta memiliki potensi untuk direplikasi dalam skala besar.