BERITA TERKINI
BUMN Award 2026 Tekankan Tata Kelola Kuat dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Borong Penghargaan

BUMN Award 2026 Tekankan Tata Kelola Kuat dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Borong Penghargaan

Ajang 15th BUMN Award 2026 kembali digelar oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Sejumlah kategori penghargaan diberikan kepada perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) di Indonesia.

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., mengatakan tema Anugerah BUMN 2026, “BUMN Menuju Indonesia Emas: Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan”, dinilai relevan dengan fase baru transformasi BUMN yang sedang berlangsung.

Arief menjelaskan, tata kelola yang kuat tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan, tetapi juga menyangkut integritas sistem, transparansi pengambilan keputusan, manajemen risiko yang adaptif, serta akuntabilitas publik. Sementara itu, nilai ekonomi berkelanjutan menuntut BUMN tidak hanya mencetak keuntungan, melainkan juga memastikan keberlanjutan, ketahanan, serta dampak berganda bagi perekonomian nasional.

Dalam ajang tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) dinilai mampu memperkuat efisiensi industri dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Penguatan efisiensi dan tata kelola itu dinilai dapat mendukung daya saing industri pupuk serta program swasembada pangan dalam jangka panjang.

Atas penilaian tersebut, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dinobatkan sebagai The Best CEO Visionary Leadership pada kategori BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Tbk. Secara korporasi, Pupuk Indonesia juga meraih tiga penghargaan lain, yakni Terbaik 1 untuk kategori Strategi Pertumbuhan Terbaik, Terbaik 1 untuk kategori Kolaborasi Strategi Terbaik, serta Terbaik 2 untuk kategori Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik.

“Bagi Pupuk Indonesia, transformasi bisnis merupakan keniscayaan melalui perbaikan revitalisasi pabrik yang diikuti penguatan tata kelola sebagai fondasi utama untuk menjaga kinerja perusahaan, dan yang utama untuk memperkuat kontribusi bagi keberlanjutan swasembada pangan Indonesia,” kata Rahmad Pribadi.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Rahmad dinilai mampu memperkuat efisiensi dan optimalisasi produksi. Di antaranya melalui rencana pembangunan dan revitalisasi tujuh pabrik dalam lima tahun ke depan, memastikan keamanan pasokan bahan baku pupuk, serta penguatan kemampuan dan jaringan distribusi di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Pupuk Indonesia menyiapkan langkah strategis pengembangan dalam beberapa tahun mendatang, termasuk ekspansi dan diversifikasi portofolio produk seperti pengembangan metanol dan turunannya, pengembangan bisnis clean ammonia, serta pengembangan bisnis industrial support.

Berbagai inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat peran Pupuk Indonesia dalam mendukung tata kelola pupuk subsidi nasional yang lebih efektif, baik dari sisi distribusi maupun efisiensi produksi. Upaya tersebut disebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2026 sebagai penyempurnaan dari Perpres Nomor 6 Tahun 2025.

Melalui efisiensi yang dihasilkan, pemerintah untuk pertama kalinya menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20% pada Oktober 2025. Pupuk Indonesia menyatakan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pelaksanaan mandat pemerintah guna memastikan ketersediaan serta keterjangkauan pupuk subsidi bagi petani, yang turut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan Terbaik 1 untuk kategori Strategi Pertumbuhan Terbaik.