Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya pemahaman ilmu ekonomi makro bagi generasi muda. Pesan itu disampaikan dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Dalam paparannya, Suahasil menjelaskan bahwa keputusan ekonomi yang diambil individu dapat berdampak lebih luas ketika terjadi secara kolektif. Menurutnya, akumulasi keputusan tersebut dapat memengaruhi stabilitas perekonomian nasional sehingga memerlukan peran negara, salah satunya melalui kebijakan fiskal.
Ia juga menyampaikan bahwa mempelajari ekonomi makro memiliki urgensi dan relevansi sebagai alat untuk mencapai tujuan negara yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. “Kenapa belajar makro? Karena kita ingin memenuhi tujuan negara. Bukan sekedar kesejahteraan individu, tapi kesejahteraan bersama yang tadi dituliskan di alinea pembukaan tersebut,” kata Suahasil, Selasa (10/2/2026).
Lebih lanjut, Suahasil menyinggung perkembangan teori ekonomi makro yang antara lain dipengaruhi pengalaman Depresi Besar pada 1930-an. Ia menuturkan, pada masa itu mekanisme pasar tidak mampu memulihkan ekonomi secara otomatis. Pemikiran John Maynard Keynes kemudian menegaskan perlunya intervensi pemerintah, terutama melalui kebijakan fiskal, untuk menjaga stabilitas ekonomi.

