BERITA TERKINI
Waskita Karya Catat Laba Bruto Rp 661,3 Miliar pada Semester I-2025, Beban Keuangan Turun 18,3%

Waskita Karya Catat Laba Bruto Rp 661,3 Miliar pada Semester I-2025, Beban Keuangan Turun 18,3%

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan laba bruto sebesar Rp 661,3 miliar sepanjang semester I-2025. Capaian ini tumbuh 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 578,2 miliar.

Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno, menyampaikan peningkatan tersebut ditopang keberhasilan penerapan efisiensi biaya. Ia menyoroti penurunan beban keuangan sebesar 18,3% dari Rp 2,3 triliun pada semester I-2024 menjadi Rp 1,9 triliun pada semester I-2025.

Menurut Wiwi, perbaikan kinerja itu mencerminkan efektivitas restrukturisasi keuangan yang dijalankan perseroan. Ia menyebutkan, pada tahun lalu perusahaan telah memperoleh persetujuan dari 22 kreditur perbankan terkait Master Restructuring Agreement (MRA) dan Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) 2021, dengan nilai outstanding sebesar Rp 31,65 triliun.

Di sisi kewajiban kepada pemasok, Waskita menyatakan terus melakukan pembayaran utang vendor. Hingga Mei 2025, sisa utang vendor past due tercatat Rp 73 miliar, turun 78,53% dibandingkan posisi kuartal I-2025 yang sempat mencapai Rp 340 miliar.

Wiwi menjelaskan, pada Oktober 2024 usulan restrukturisasi MRA terbaru telah dinyatakan efektif. Dengan status tersebut, perseroan disebut memiliki fleksibilitas dalam skema cash waterfall dan pengelolaan kas, sehingga kegiatan operasional dinilai dapat berjalan lebih lancar, termasuk untuk memenuhi kewajiban utang vendor.

Ke depan, Waskita menyatakan akan melanjutkan transformasi perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Fokus transformasi itu mencakup stabilitas keuangan melalui restrukturisasi yang berjalan, kembali ke core business sebagai kontraktor murni dan menghindari proyek investasi, penguatan tata kelola perusahaan secara menyeluruh, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sertifikasi pegawai.

“Kami terus berupaya melakukan semua transformasi tersebut, agar Waskita dapat melanjutkan kegiatan usaha secara berkelanjutan,” kata Wiwi.