BERITA TERKINI
100 UMKM Kuliner di Pariaman Terdampak Bencana Terima Bantuan Peralatan dari BI dan Kementerian UMKM

100 UMKM Kuliner di Pariaman Terdampak Bencana Terima Bantuan Peralatan dari BI dan Kementerian UMKM

Sebanyak 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 menerima bantuan peralatan produksi dari Bank Indonesia (BI) dan Kementerian UMKM.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut saat penyaluran di Pariaman, Senin. Ia mengatakan dukungan peralatan produksi ini diharapkan dapat menghidupkan kembali rantai produksi usaha kuliner dan rumah tangga yang sempat terhenti akibat kerusakan peralatan.

Menurut Yota, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi Pariaman yang dikenal mengandalkan semangat kemandirian ekonomi melalui sektor UMKM. Namun, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya berdampak pada hunian warga, tetapi juga keberlangsungan usaha karena banyak alat produksi rusak atau hilang sehingga aktivitas ekonomi sempat terhenti.

Ia menambahkan, pemulihan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi. “Bencana banjir memang memberikan dampak signifikan pada sektor ekonomi Pariaman. Namun, pemulihan mental adalah pondasi utama sebelum kita melakukan pemulihan bisnis,” kata Yota.

Sejalan dengan itu, para pelaku UMKM penerima bantuan juga mengikuti program trauma healing atau pemulihan psikologis dan emosional.

Bantuan peralatan produksi yang disalurkan meliputi kompor gas, tabung gas beserta isi, dan regulator.

Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Peran Dunia Usaha, Industri, dan Dunia Pendidikan pada Deputi Ekosistem Bisnis Wirausaha Kementerian UMKM RI, Rokhmat Rahantyo, mengatakan program bantuan ini merupakan arahan Presiden agar semua pihak turut membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Ia menyebut upaya tersebut dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk perbankan, dunia usaha, industri, dan dunia pendidikan. Selain pemulihan psikologis dan emosional, Kementerian UMKM juga melakukan pendampingan bagi pelaku usaha.