Fintech peer to peer (P2P) lending PT Info Tekno Siaga (Adapundi) dan PT Bank DBS Indonesia resmi memperpanjang kerja sama strategis dalam penyaluran kredit melalui skema loan channeling.
Direktur Adapundi Achmad Indrawan mengatakan, perpanjangan kemitraan tersebut menandai fase kedua kolaborasi yang telah berjalan sejak Februari 2024. Menurutnya, pendanaan dari Bank DBS Indonesia mendukung Adapundi dalam memenuhi kebutuhan pendanaan bagi 30 juta pengguna.
Achmad menyebut Bank DBS Indonesia menjadi mitra penting bagi Adapundi dalam upaya memperluas penyaluran pendanaan. Ia menambahkan, perpanjangan kerja sama ini juga ditujukan untuk memperluas dan mempercepat akses pendanaan guna mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
Berdasarkan situs perusahaan, Adapundi mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) sebesar 100% per 22 September 2025. Adapun total pinjaman yang telah disalurkan mencapai Rp 24,57 triliun.
Head of Ecosystem & Digital Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Willy Lawy menyatakan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua pihak untuk memperluas inklusi finansial di Indonesia. Ia menuturkan, Bank DBS Indonesia ingin membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha, terutama pada segmen yang belum terjangkau layanan perbankan.
Melalui kemitraan tersebut, Willy menilai Adapundi dan Bank DBS Indonesia optimistis dapat membuka peluang bagi lebih banyak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pendanaan digital.

