BERITA TERKINI
Akademisi UNG: THR Cerminkan Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Akademisi UNG: THR Cerminkan Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Gorontalo — Pekerja dinilai tidak semestinya dipandang sebagai beban perusahaan, melainkan aset yang dapat memberi kontribusi besar bagi organisasi maupun dunia usaha. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak dalam menyikapi persoalan yang berkaitan dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

Menjelang Ramadan dan Idulfitri, perhatian dunia kerja terhadap pekerja kerap menjadi sorotan. Salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap pekerja disebut dapat diwujudkan melalui pemberian THR.

Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Bala Bakri, menyampaikan bahwa THR tidak hanya dapat dilihat sebagai kewajiban administrasi bagi pemberi kerja. Menurutnya, THR juga berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi, serta mencerminkan tanggung jawab moral perusahaan terhadap pekerja.

Ia menambahkan, pemberian THR dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian perusahaan sekaligus budaya yang telah lama berkembang di Indonesia, khususnya menjelang perayaan Idulfitri. Tradisi tersebut disebut telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Bala berharap perusahaan memberikan THR kepada pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menilai, Idulfitri yang semakin dekat menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menunjukkan kepedulian kepada karyawan.

“THR bukan sekadar kewajiban administrasi bagi pelaku usaha, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap para pekerjanya,” ujar Bala Bakri, Rabu (11/03/2026).

Ia menegaskan, koordinasi dan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja diperlukan untuk memastikan pembayaran THR dapat terlaksana dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.