Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menilai media memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas dunia usaha. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik, dalam acara Silaturahmi Jurnalis dan Apindo Jabar di El Royal Hotel, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (18/2/2025).
Ning menjelaskan, kondusivitas dunia usaha dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain kepastian hukum, stabilitas keamanan, serta iklim sosial yang tenang dan rasional. Dalam konteks itu, ia menilai media berperan besar membentuk persepsi publik terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan dunia usaha.
“Posisi media dalam hal ini memiliki peran besar dalam membentuk persepsi publik terhadap berbagai isu di dunia usaha. Seperti soal ketenagakerjaan, upah, investasi, hingga PHK dan restrukturisasi industri,” kata Ning.
Menurutnya, media berperan menyampaikan informasi ekonomi secara akurat dan berimbang, sekaligus mengedukasi publik mengenai realitas dunia usaha dan ketenagakerjaan. Ning menambahkan, pemberitaan yang konstruktif dinilai dapat membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif serta turut menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.
Silaturahmi yang secara konsisten dilakukan Apindo Jabar dengan media, lanjut Ning, bukan sekadar pertemuan informal. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kepercayaan, komunikasi, dan kesepahaman antara kedua pihak.
Ning juga menekankan pentingnya pemberitaan dengan kedalaman konteks, bukan sekadar sensasi. Ia menyatakan Apindo Jabar berkomitmen terbuka terhadap media sebagai mitra dialog serta siap memberikan data, klarifikasi, dan perspektif dunia usaha secara terbuka.
“Ruang dialog dibuka sebelum kesimpulan dibentuk karena selama ini dunia usaha dan pekerja sejatinya saling membutuhkan, tidak selalu diposisikan berseberangan. Kolaborasi dunia usaha dan jurnalis akan menjadi kunci untuk pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, jurnalis Arif Budianto menilai media saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah seiring dinamika informasi dan derasnya arus digital. Ia mengapresiasi Apindo Jabar yang dinilainya konsisten membangun silaturahmi dan kolaborasi dengan insan pers di Jawa Barat.
“Kami sangat mengapresiasi Apindo Jabar di bawah kepemimpinan Ibu Ning Wahyu Astutik yang secara konsisten berkomitmen menjaga silaturahmi, kolaborasi dan sinergitas dengan insan jurnalis di Jabar,” ucap Arif.
Hal senada disampaikan jurnalis Reni yang menyebut kondisi media saat ini menghadapi tekanan. Ia menilai kolaborasi berkelanjutan antara media dan pengusaha diperlukan, di samping dorongan inovasi serta diversifikasi di internal media agar tetap bertahan.
“Dari sisi medianya, memang diperlukan juga inovasi hingga diversifikasi agar tetap survive, tapi di sisi lain juga perlu dukungan semua pihak yang salah satunya dari dunia usaha. Dengan kolaborasi dan sinergi yang baik, kita optimis bisa melalui semua tantangan yang dihadapi,” jelasnya.

