Jakarta — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyatakan dukungan terhadap visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong penciptaan lapangan kerja. APINDO menegaskan kesiapan dunia usaha untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah guna memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani mengatakan arahan Presiden untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja menjadi dorongan bagi dunia usaha. Menurutnya, penciptaan lapangan kerja membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Arahan Presiden untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja menjadi dorongan kuat bagi dunia usaha. APINDO siap mengambil peran aktif dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Penciptaan lapangan kerja membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha,” ujar Shinta dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/2).
Shinta menambahkan, APINDO siap berkolaborasi untuk mendorong investasi, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka lebih banyak kesempatan kerja di seluruh Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan setelah Presiden Prabowo menerima audiensi perwakilan pengusaha yang tergabung dalam APINDO di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu disebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, sejalan dengan semangat “Indonesia Incorporated” yang digaungkan APINDO dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi peran dunia usaha yang dinilai menjunjung semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai fundamental dalam membangun iklim usaha yang sehat dan kolaboratif. Keberagaman dipandang sebagai kekuatan strategis untuk mendorong inovasi, produktivitas, serta persatuan dalam menghadapi tantangan global.
“Semangat Bhinneka Tunggal Ika tercermin dalam kolaborasi dunia usaha lintas sektor dan daerah. Keberagaman justru memperkuat kerja sama dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Shinta.
Presiden Prabowo juga berdiskusi dengan para pengusaha dan perwakilan asosiasi mengenai arah dan prospek dunia usaha ke depan. Presiden meminta APINDO secara rutin memberikan masukan dan data riil dari lapangan kepada pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor, mulai dari industri tekstil, garmen, alas kaki, furnitur, hingga makanan dan minuman. Presiden turut mengapresiasi kontribusi dunia usaha yang selama ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di sektor-sektor tersebut.
Selain itu, Presiden meminta APINDO menyampaikan masukan dan rekomendasi konkret terkait upaya mengatasi tantangan ketersediaan bahan baku bagi industri manufaktur, yang disebut sebagai salah satu sektor strategis dalam penciptaan lapangan kerja dan ketahanan ekonomi nasional.
Presiden dan APINDO juga disebut memiliki pandangan sejalan mengenai peningkatan penerimaan negara melalui perluasan basis pajak tanpa membebani pelaku usaha yang telah patuh. Di sisi lain, APINDO berharap pemerintah memberi perhatian khusus terhadap isu dan regulasi ketenagakerjaan agar tetap menciptakan kepastian hukum dan investasi.

