Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menyatakan kondisi perekonomian Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih menunjukkan tren yang cukup positif di tengah dinamika ekonomi nasional dan global serta penurunan pendapatan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Djoni saat membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 dalam sidang paripurna DPRD Belitung di Tanjungpandan, Senin. Ia menyebut, pada 2025 pertumbuhan ekonomi Belitung meningkat secara bertahap pada setiap triwulan, dengan pertumbuhan tahun ke tahun (year on year) berada pada kisaran 4,99 persen.
Djoni mengajak seluruh elemen untuk menjaga semangat tersebut agar Belitung tetap kuat, mandiri, dan sejahtera. Menurutnya, dengan tekad, semangat, dan keyakinan, Belitung akan tetap tumbuh meski menghadapi tekanan fiskal yang berat. Ia menilai hal itu merupakan tantangan bersama dan menyatakan keyakinannya bahwa tantangan tersebut dapat dihadapi secara bersama-sama.
Dalam kesempatan itu, Djoni juga menyoroti ketergantungan Belitung terhadap pemerintah pusat yang masih cukup tinggi. Ia menjelaskan, jika melihat komponen pendapatan daerah Kabupaten Belitung, pendapatan transfer mencapai sekitar 80 persen.
Meski demikian, ia menilai terdapat perkembangan positif pada komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengarah pada kemandirian fiskal. Djoni menyebut hal tersebut sebagai sinyal penting bahwa pondasi kemandirian fiskal daerah mulai menguat seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.
Ia menambahkan, tahun 2025 merupakan tahun penuh tantangan yang menuntut kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama dalam menjalankan tugas serta fungsi pemerintahan untuk mewujudkan visi dan misi daerah. Djoni mengatakan Kabupaten Belitung telah mengambil langkah-langkah strategis melalui berbagai kebijakan yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.