PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) meluncurkan produk baru berupa Cleo 1 liter praktis untuk mendukung kinerja perusahaan pada semester II 2025. Produk inovatif ini diluncurkan pada 31 Agustus 2025 dan ditujukan untuk memperkuat portofolio produk agar konsumen memiliki pilihan yang lebih beragam.
CEO CLEO Melisa Patricia menyampaikan bahwa inovasi menjadi salah satu kunci pertumbuhan bisnis perseroan. Menurutnya, perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) tersebut secara rutin menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
“Kami meyakini bahwa inovasi yang terus kami kembangkan tidak hanya akan memperkuat kinerja dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan berkelanjutan di masa depan,” ujar Melisa dalam keterangan yang dikutip Kamis, 11 September 2025.
Selain inovasi produk, CLEO juga menempatkan ekspansi sebagai strategi pengembangan. Perseroan memperluas jaringan pabrik dan distribusi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pada 2025, CLEO berencana merampungkan tiga pabrik di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru, yang saat ini masih dalam proses pengurusan perizinan.
Jika ketiga pabrik tersebut telah beroperasi, total pabrik AMDK milik CLEO akan meningkat menjadi 35 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia. “Pada dasarnya, kegiatan ekspansi dan inovasi yang terus dilakukan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk menghadirkan produk yang dekat dengan masyarakat, serta produk yang menjawab kebutuhan,” kata Melisa.
Dari sisi kinerja, pada kuartal II 2025 CLEO mencatat pertumbuhan penjualan 5,4% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1,37 triliun. Perusahaan juga membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp206,6 miliar.
Manajemen menyatakan mampu menjaga momentum di tengah perlambatan pasar AMDK setelah pertumbuhan tinggi pada tahun sebelumnya, melalui strategi penjualan yang tepat sasaran dan efisiensi distribusi. Dalam keterangan Jumat, 1 Agustus 2025, Melisa menyebut perseroan akan terus bertumbuh dengan pendekatan adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab, sekaligus menempatkan keberlanjutan sebagai bagian utama strategi bisnis.
Selama paruh pertama 2025, CLEO juga mengembangkan inovasi dan diversifikasi produk untuk menjangkau konsumen lebih luas serta menciptakan nilai tambah. Perusahaan turut memperkuat infrastruktur distribusi dengan memperluas jangkauan ke wilayah berpotensi permintaan tinggi, serta melakukan optimalisasi biaya dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi maupun distribusi.

