Pelemahan daya beli masyarakat yang dinilai belum pulih mulai tercermin pada kinerja industri fintech lending. Permintaan yang melemah membuat laju pertumbuhan penyaluran pinjaman di sektor ini terus melambat.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tren perlambatan tersebut terlihat dalam beberapa bulan terakhir. Pada Juni 2025, outstanding pinjaman fintech lending tercatat masih tumbuh 25,06% secara tahunan (year on year/YoY).

