BERITA TERKINI
Dividen Tunai BBCA Rp281 per Saham: Jadwal Cum Date hingga Pembayaran 2026

Dividen Tunai BBCA Rp281 per Saham: Jadwal Cum Date hingga Pembayaran 2026

Pembagian dividen PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi perhatian pelaku pasar, seiring status perseroan sebagai salah satu saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada 2026, BBCA menetapkan dividen tunai sebesar Rp281 per saham. Bagi investor yang mengejar pendapatan dividen, memahami jadwal dan mekanisme pembagian menjadi penting agar hak dividen tidak terlewat.

Berdasarkan acuan harga penutupan saham BBCA di level Rp6.775 pada pertengahan Maret 2026, nilai dividen Rp281 per saham tersebut setara dengan potensi dividend yield sekitar 4,15%. Namun, perhitungan imbal hasil dividen tetap bergantung pada harga saham yang dapat berubah mengikuti dinamika pasar.

Sepanjang 2026, pergerakan saham BBCA juga mencerminkan volatilitas pasar. Disebutkan saham ini sempat terkoreksi sekitar 16,10% dari posisi akhir tahun sebelumnya di level Rp8.075 per saham. Kondisi tersebut dapat membuka peluang bagi investor untuk memperoleh harga lebih rendah, tetapi sekaligus meningkatkan risiko penurunan harga lanjutan, termasuk setelah melewati periode pembagian dividen.

Berikut jadwal pembagian dividen BBCA 2026 sebagaimana dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI):

1) Cum dividen (pasar reguler dan negosiasi)
Cum date atau cumulative date merupakan batas akhir perdagangan saham ketika pembeli masih berhak atas dividen. Untuk BBCA, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada Jumat, 27 Maret 2026. Investor yang ingin memperoleh dividen Rp281 per saham perlu memastikan kepemilikan saham paling lambat hingga penutupan perdagangan pada tanggal tersebut.

2) Ex dividen dan recording date
Setelah cum date, ex-dividend date ditetapkan pada Senin, 30 Maret 2026. Pada tanggal ini, saham diperdagangkan tanpa hak dividen dan harga saham umumnya menyesuaikan secara teknis di sistem bursa. Adapun recording date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 31 Maret 2026. Pada hari yang sama, berlaku pula jadwal cum dividen untuk pasar tunai.

3) Tanggal pembayaran dividen
BBCA dijadwalkan melakukan pembayaran dividen tunai pada 8 April 2026. Dana dividen akan didistribusikan ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pemegang saham melalui perusahaan sekuritas masing-masing, dengan pemotongan pajak dividen sesuai ketentuan yang berlaku.

Menjelang cum date, investor umumnya mencermati potensi imbal hasil sekaligus risiko pergerakan harga. Salah satu risiko yang kerap diperhatikan adalah kemungkinan penurunan harga saham setelah periode cum dividen berakhir, yang dapat membuat penurunan harga lebih besar daripada nilai dividen yang diterima. Karena itu, pemantauan pergerakan harga dan perhitungan risiko tetap menjadi bagian dari pertimbangan sebelum mengambil keputusan transaksi.

Dalam konteks 2026, aktivitas pasar setelah libur Lebaran juga disebut dapat memicu volatilitas. Selain memperhatikan jadwal, investor biasanya mempertimbangkan diversifikasi serta kesiapan dana, mengingat rentang waktu dari cum date hingga pembayaran dividen berlangsung sekitar dua pekan.