Pasangan mata uang EUR/USD mempercepat pemulihan pada awal pekan dan bergerak mendekati level 1,1800 setelah sempat memantul dari area 1,1730. Pada saat penulisan, EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1765, sekaligus mematahkan penurunan beruntun selama tiga hari.
Penguatan Euro terjadi seiring Dolar AS kehilangan momentum menjelang rangkaian pernyataan dari para pejabat bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed). Pelaku pasar menanti penjelasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter, terutama setelah dinamika pandangan di internal The Fed menjadi sorotan.
Sepanjang pekan ini, lebih dari sepuluh pengambil kebijakan The Fed dijadwalkan berbicara kepada publik. Perhatian khusus tertuju pada anggota baru Dewan Gubernur The Fed, Stephen Miran, yang dijadwalkan berbicara pada Senin. Ia diperkirakan akan menjelaskan posisinya terkait dukungan terhadap pemangkasan suku bunga “jumbo” pada pekan lalu, yang disebut berbeda dari anggota komite lainnya, sekaligus menegaskan independensinya sebagai pembuat kebijakan.
Pada Selasa, Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan menyampaikan pernyataan mengenai prospek ekonomi di Kamar Dagang Providence. Powell diperkirakan akan menekankan perlunya pendekatan yang hati-hati dalam kebijakan moneter. Sikap Powell pada pekan lalu dinilai memberikan kontras dengan konsensus pasar, yang memperkirakan hampir satu kali pemangkasan suku bunga pada masing-masing dari dua pertemuan kebijakan yang tersisa tahun ini.
Dari Eropa, pasar juga mencermati sinyal kebijakan dari Bank Sentral Eropa (ECB). Kepala Ekonom ECB Philip Lane dan Presiden Bundesbank Jerman Joachim dijadwalkan memberikan pandangan yang berpotensi memberi petunjuk lanjutan mengenai arah kebijakan moneter. Selain itu, data pendahuluan Keyakinan Konsumen Zona Euro menjadi salah satu rujukan fundamental bagi pergerakan Euro.
Meski demikian, fokus investor di kawasan Eropa disebut akan tetap mengarah pada rilis awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur dan jasa pada Selasa, yang dipantau untuk menilai prospek ekonomi Zona Euro.
Pergerakan mata uang pada hari ini menunjukkan Euro relatif menguat terhadap sejumlah mata uang utama, dengan kinerja terkuat tercatat terhadap Dolar Kanada. Sementara itu, Dolar AS menghentikan tren penguatan tiga harinya pada Senin ketika perhatian pasar kembali tertuju pada narasi kebijakan moneter The Fed.
Di luar faktor moneter, pasar juga mencatat perkembangan lain, termasuk pengumuman dari kantor berita Rusia Interfax bahwa Presiden Vladimir Putin akan memberikan pernyataan pada Senin. Pengumuman tersebut muncul setelah juru bicara Kremlin membantah tuduhan pelanggaran wilayah udara negara tetangga dan menyatakan klaim itu ditujukan untuk meningkatkan ketegangan.
Dari Eropa, lembaga pemeringkat Fitch pada Jumat menaikkan peringkat kredit Italia menjadi BBB+ dari BBB untuk pertama kalinya dalam empat tahun, dengan alasan stabilitas politik yang membaik dan keberhasilan Perdana Menteri Giorgia Meloni dalam menurunkan defisit fiskal.
Komentar pejabat ECB juga menjadi perhatian. Selama akhir pekan, Martins Khazaks dan Edward Scicluna menilai kebijakan moneter saat ini berada pada posisi yang baik dan tidak ada kebutuhan mendesak untuk memangkas suku bunga lebih lanjut. Pandangan ini dinilai mengimbangi komentar dovish dari Mario Centeno pada Jumat yang mengisyaratkan pemangkasan suku bunga sebagai langkah berikutnya, dan disebut turut memberi dukungan bagi Euro.
Dari sisi teknikal, koreksi EUR/USD dari puncak pekan lalu di 1,1918 menemukan pembeli di dekat area 1,1725, yang disebut berada tepat di depan resistance garis tren dari terendah akhir Agustus. Indikator teknikal dilaporkan mulai berbalik naik, meski Relative Strength Index (RSI) masih berada di bawah level 50 dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan tekanan bearish.
Ke atas, area 1,1795—yang merupakan puncak Jumat—dipandang sebagai resistance pertama yang relevan. Setelah itu, resistance berikutnya berada di sekitar 1,1850 (puncak 18 September) dan 1,1878 (puncak 16 September). Di sisi bawah, support berada di area 1,1725 serta level terendah harian, dengan target penurunan berikutnya di 1,1700 (terendah 12 September) dan 1,1660 (terendah 11 September).

