Keluarga Besar Muhammadiyah Ngagel menggelar halalbihalal di Hall Mas Mansyur, Lantai 6 Smamda Tower, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Ahad (19/4/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan jemaah, simpatisan, pimpinan ranting, serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel.
Acara menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr H Syafiq A Mughni MA yang menyampaikan materi bertema “Konflik Timur Tengah dan Peradaban Dunia Islam”.
Ketua panitia, Edi Purnomo SAg MPsi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari PCM, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), hingga pimpinan AUM se-Cabang Ngagel. “Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara halalbihalal ini dapat terlaksana. Semoga kehadiran Bapak dan Ibu menjadi amal ibadah yang mendatangkan keberkahan,” ujarnya. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, baik dalam penyambutan maupun penyajian.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan 60 paket door prize yang terdiri dari hadiah utama, sangat utama, hingga hiburan. Panitia juga menyediakan hidangan sarapan bagi seluruh peserta.
Ketua PCM Ngagel Drs H Ahmad Zaini MPd mengapresiasi kinerja panitia yang dinilainya solid dalam mempersiapkan acara selama kurang lebih 10 bulan. Ia menyebut periode tersebut sebagai masa “panen amanah” bagi PCM Ngagel.
Dalam sambutannya, Ahmad Zaini menyampaikan sejumlah capaian, di antaranya legalitas tanah seluas lebih dari 600 meter persegi di kawasan Juwingan yang kini resmi menjadi milik Muhammadiyah Ngagel. Selain itu, PCM Ngagel juga menerima hibah satu unit rumah di kawasan Masjid Al-Fath Bratang yang akan dimanfaatkan untuk perluasan masjid.
Ia juga menyoroti sinergi empat sekolah Muhammadiyah di Ngagel yang dinilai aktif mendukung kegiatan persyarikatan, baik dari sisi fasilitas maupun armada transportasi. Pada kesempatan yang sama, ia mensosialisasikan instruksi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) terkait digitalisasi data anggota melalui penggunaan kartu elektronik Nomor Baku Muhammadiyah (NBM).
“Ke depan, NBM tidak lagi manual, tetapi menggunakan kartu elektronik. Setiap ranting dan cabang diminta menyiapkan kader sebagai verifikator dan agen untuk mendukung proses ini,” tegasnya.
Sementara itu, Prof Syafiq Mughni menekankan pentingnya menjaga nilai ibadah Ramadan agar tetap membekas dalam kehidupan sehari-hari. “Kita tingkatkan amal saleh kita agar apa yang dilakukan selama Ramadan dapat terus berlanjut dalam kehidupan berikutnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga Muhammadiyah bersikap bijak menghadapi kondisi ekonomi yang dipengaruhi dinamika global. Menurutnya, masyarakat perlu menerapkan gaya hidup efisien dengan memprioritaskan kebutuhan utama, menghindari pemborosan, serta memperkuat solidaritas kepada kaum dhuafa.
Halalbihalal tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen mempererat kebersamaan di lingkungan Muhammadiyah Ngagel.