BERITA TERKINI
IDM Gandeng GlobalTix Perluas Pemasaran Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ke Jaringan 12.000 Agen Wisata Dunia

IDM Gandeng GlobalTix Perluas Pemasaran Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko ke Jaringan 12.000 Agen Wisata Dunia

InJourney Destination Management (IDM) menjalin kolaborasi dengan GlobalTix untuk memperkuat posisi destinasi heritage Indonesia di pasar internasional. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Taman Lumbini, kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (7/10/2025).

MoU tersebut ditandatangani Direktur Komersial IDM Hetty Herawati dan Chief Operating Officer GlobalTix Chan Chee Kong. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat distribusi informasi dan pemasaran situs heritage Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, serta Ratu Boko, dengan tetap memperhatikan pelestarian nilai budaya dan spiritual situs warisan dunia UNESCO.

Hetty menyatakan Borobudur merupakan salah satu landmark warisan budaya paling ikonik di Asia Tenggara. Menurutnya, kemitraan ini menjadi langkah untuk memodernisasi dan memperluas jangkauan Borobudur secara global, termasuk memudahkan akses dan pemesanan bagi wisatawan.

“Candi Borobudur adalah simbol warisan dan kebanggaan Indonesia. Bermitra dengan GlobalTix memungkinkan kami memperluas jangkauan global, menghadirkan pengalaman pemesanan yang mudah, dan mengundang lebih banyak wisatawan ke Magelang,” kata Hetty.

IDM menilai jaringan GlobalTix yang menjangkau lebih dari 12.000 agen perjalanan dan platform daring di berbagai negara dapat membantu destinasi seperti Borobudur semakin dikenal dan mudah dijangkau wisatawan internasional. Hetty juga menyebut langkah ini dapat membantu pengaturan arus kunjungan agar pengalaman wisata tetap nyaman sekaligus menjaga keberlanjutan situs.

Selain pemasaran global, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem wisata digital Jogja–Semar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang). Tujuannya memperpanjang lama tinggal wisatawan dengan menghadirkan lebih banyak aktivitas dan atraksi pendukung.

“Kami ingin Borobudur, Prambanan, dan destinasi sekitarnya terintegrasi dalam satu ekosistem digital. Wisatawan tidak hanya datang satu-dua hari, tapi lebih lama, karena banyak pilihan aktivitas dan pengalaman,” ujar Hetty.

General Manager GlobalTix Indonesia Helmy Pietersz mengatakan kemitraan ini membuka peluang kerja sama lebih luas dengan agen perjalanan daring besar, seperti Agoda, Trip.com, dan GetYourGuide di Eropa. Melalui integrasi tersebut, mitra penjualan disebut dapat memperoleh akses langsung, harga kompetitif, ketersediaan real-time, serta konfirmasi instan untuk produk wisata Borobudur.

“Ini adalah tonggak penting bagi GlobalTix. Kami bangga membawa Borobudur—sebuah landmark ikonik—ke platform kami. Bagi para mitra penjualan, ini berarti peluang yang lebih besar, alur pemesanan yang lebih sederhana, dan daya saing dalam mempromosikan salah satu destinasi yang paling dicari di dunia,” kata Helmy.

Dalam kerja sama ini, GlobalTix juga disebut dapat membantu penargetan wisatawan yang memiliki minat pada budaya dan spiritualitas Asia. Helmy menyebut Borobudur berpeluang menjadi destinasi lanjutan bagi wisatawan setelah berkunjung ke negara seperti Jepang atau Thailand.

Sementara itu, COO dan Co-Founder GlobalTix Chan Chee Kong menyampaikan kolaborasi ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya menikmati matahari pagi di Borobudur. Ia menilai kerja sama InJourney–GlobalTix menjadi babak baru bagi Borobudur, tidak hanya sebagai destinasi ziarah budaya, tetapi juga ikon pariwisata global berbasis spiritual wellness.

“Itu pengalaman yang harus bisa dirasakan dunia. Kami ingin membantu menghadirkan pengalaman spiritual dan kultural yang autentik bagi wisatawan global,” ujarnya.