BERITA TERKINI
IHSG Dibuka Turun 0,32 Persen Mengikuti Pelemahan Bursa Global

IHSG Dibuka Turun 0,32 Persen Mengikuti Pelemahan Bursa Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026. IHSG terpantau turun 0,32 persen ke level 7.338,82.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai IHSG berpotensi kembali melanjutkan koreksi pada hari ini. Menurutnya, pelemahan terjadi seiring tekanan di bursa saham Amerika Serikat.

Pada perdagangan Kamis sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,37 persen di tengah catatan net buy asing sebesar Rp905 miliar. Saham yang paling banyak dibeli investor asing antara lain ADRO, AADI, BMRI, ITMG, dan BBCA.

Tekanan pasar juga datang dari pergerakan bursa global yang cenderung melemah pada Kamis, dipengaruhi sentimen negatif terkait perkembangan di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz. Fanny menyebut kenaikan harga minyak dunia di tengah gangguan pasokan akibat konflik Iran turut menekan sentimen pasar.

Di Amerika Serikat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,56 persen, S&P 500 melemah 1,52 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 1,78 persen.

Lonjakan harga minyak terjadi seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. Fanny mengutip pernyataan pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai “alat untuk menekan musuh”.

Dampaknya, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak 9,72 persen menjadi USD95,73 per barel, sementara minyak Brent naik 9,22 persen ke USD100,46 per barel.

Di sisi lain, Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan Angkatan Laut AS belum siap mengawal kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Namun, ia memperkirakan pengawalan tersebut kemungkinan dapat dilakukan sebelum akhir bulan.

Bursa saham Asia-Pasifik juga melemah pada Kamis, seiring investor merespons lonjakan harga minyak. Pelemahan terjadi meski AS dan sekutunya mengumumkan pelepasan darurat cadangan minyak mentah untuk menenangkan pasar energi.

Fanny mengatakan Badan Energi Internasional (IEA) berencana melepas 400 juta barel minyak menyusul gangguan pasokan, yang disebutnya sebagai tindakan terbesar dalam sejarah organisasi tersebut. Namun, IEA belum menetapkan jadwal kapan stok tersebut akan masuk ke pasar.

Sementara itu, Chris Wright menyampaikan AS akan melepaskan 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategi.

Di kawasan Asia-Pasifik, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,31 persen, Nikkei 225 Jepang merosot 1,04 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,48 persen, dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,70 persen.