BERITA TERKINI
IHSG Diproyeksikan Melemah, Investor Mencermati Tekanan Global dan Aksi Jual Asing

IHSG Diproyeksikan Melemah, Investor Mencermati Tekanan Global dan Aksi Jual Asing

Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali melemah secara teknikal pada awal pekan, Senin (30/3). Dalam risetnya, CGS memperkirakan IHSG bergerak dengan area support di 6.880–6.986 dan resistance di 7.205–7.315.

Pada perdagangan Jumat (27/3), IHSG ditutup di zona merah pada level 7.097,05, turun 0,94 persen dari posisi sebelumnya di 7.164,09.

Menurut CGS, tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu oleh pelemahan mayoritas indeks utama di Wall Street yang terjadi seiring lonjakan harga minyak mentah global. Selain itu, aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp1,89 triliun pada perdagangan akhir pekan lalu turut menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.

Meski demikian, CGS menilai terdapat faktor yang berpotensi menahan tekanan, yakni penguatan mayoritas harga komoditas global yang diperkirakan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar.

Untuk perdagangan hari ini, CGS merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor, yakni PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Selain itu, CGS juga menyoroti PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), serta PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA).