Jakarta — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan perdagangan saham selama periode 23–27 Maret 2026 ditutup bervariasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14% sepanjang pekan tersebut.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan IHSG ditutup di level 7.097,057, turun dari posisi 7.106,839 pada pekan sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026.
Di tengah pelemahan IHSG, BEI mencatat kenaikan pada rata-rata nilai transaksi harian. Angkanya meningkat 15,27% menjadi Rp23,33 triliun, dibandingkan Rp20,24 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 9,01% menjadi 1,73 juta kali transaksi, dari 1,59 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI mengalami penurunan 0,24% menjadi Rp12.516 triliun, dari Rp12.547 triliun pada pekan sebelumnya.
BEI turut mencatat perubahan pada rata-rata volume transaksi harian yang turun 4,81% menjadi 28,31 miliar lembar saham, dari 29,74 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Untuk aktivitas investor asing, BEI mencatat pada hari itu terjadi jual bersih senilai Rp1,76 triliun. Sepanjang tahun 2026, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp30,88 triliun.