BERITA TERKINI
IHSG Turun ke 7.096, Rupiah Melemah; Saham Bank Besar Terkoreksi

IHSG Turun ke 7.096, Rupiah Melemah; Saham Bank Besar Terkoreksi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 0,94% ke level 7.096,06 pada perdagangan Jumat (27/3). Pelemahan ini menghapus kenaikan yang sempat terjadi sejak awal pekan.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pasar saham masih dibayangi sentimen negatif dari ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghentikan perang. Menurutnya, pernyataan yang saling bertentangan dari kedua negara memicu ketidakpastian tinggi.

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam turut disebut sebagai sentimen negatif. Sejumlah negara dikhawatirkan menghadapi risiko gangguan pasokan serta dampaknya terhadap inflasi.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi saham mencapai Rp11,7 triliun di seluruh pasar, dengan volume perdagangan 19,8 miliar lembar saham. Saham-saham bank besar mencatat transaksi tertinggi, dipimpin PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi Rp1,91 triliun. Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat Rp712 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp350 miliar.

Meski menjadi yang paling aktif diperdagangkan, ketiga saham bank tersebut terkoreksi. Harga saham BBCA turun 2,55%, BBRI melemah 2,01%, dan BMRI turun 1,65%.

Dari sisi sektoral, sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 1,29%, sementara sektor energi menjadi yang paling unggul dengan kenaikan 0,35%.

Secara teknikal, Phintraco memperkirakan IHSG masih cenderung bergerak sideways pada kisaran 7.000–7.200.

Di pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melanjutkan pelemahan dan bertahan di level Rp16.980.