BERITA TERKINI
Industri Pengecoran Logam di Klaten: Peran Tunas Logam Jaya dan Arah Ekonomi Berkelanjutan

Industri Pengecoran Logam di Klaten: Peran Tunas Logam Jaya dan Arah Ekonomi Berkelanjutan

Industri logam menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian lokal karena berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Keberadaannya juga menopang rantai pasok bagi sektor manufaktur, konstruksi, dan infrastruktur melalui penyediaan bahan baku serta komponen yang dibutuhkan berbagai industri. Seiring meningkatnya kebutuhan produk berbasis logam, sektor ini terus berkembang, termasuk dari sisi teknologi dan diversifikasi produk.

Di Klaten, Jawa Tengah, industri pengecoran logam disebut mengalami perkembangan pesat dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Salah satu perusahaan yang ikut berperan dalam dinamika tersebut adalah Tunas Logam Jaya. Perusahaan ini didirikan pada 1989 oleh Sunarto Raharjo dan tumbuh dari industri rumahan dengan lima karyawan menjadi usaha dengan kapasitas produksi lebih besar serta tenaga kerja yang lebih luas.

Pada tahap awal, Tunas Logam Jaya berfokus memproduksi onderdil alat pertanian dan mesin diesel, seperti pulley dan vanbelt. Namun, ketika permintaan meningkat, perusahaan memperluas lini produksi dan mulai merambah kebutuhan sektor infrastruktur.

Dalam perkembangannya, perusahaan menjalin kerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta untuk pengadaan sejumlah produk infrastruktur daerah, antara lain manhole, sarangan air, kursi taman, dan lampu taman. Kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar, serta inovasi dan kualitas produk, disebut menjadi faktor yang menguatkan posisinya sebagai salah satu pilar industri pengecoran logam di Klaten.

Di tengah dorongan menuju ekonomi berkelanjutan, industri logam menghadapi tantangan untuk tetap produktif sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Salah satu peluang yang dinilai menonjol adalah penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan baku daur ulang, sistem produksi rendah emisi, serta optimalisasi energi dalam proses manufaktur. Dalam konteks ini, Tunas Logam Jaya disebut memiliki kesempatan untuk mengadopsi inovasi yang dapat meningkatkan daya saing sekaligus menyesuaikan diri dengan standar keberlanjutan global.

Peluang lain datang dari diversifikasi produk dan ekspansi pasar. Permintaan terhadap produk logam yang lebih presisi dan berkualitas tinggi terus meningkat, termasuk untuk kebutuhan industri konstruksi, otomotif, dan elektronik. Dengan memperluas cakupan produk serta meningkatkan kualitas, perusahaan berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Dari sisi kebijakan, dukungan pemerintah juga disebut semakin mendorong implementasi ekonomi hijau. Insentif bagi industri yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan produksi berkelanjutan mencakup akses pendanaan hijau, bantuan teknologi, serta kemudahan perizinan bagi pelaku usaha yang mengedepankan aspek lingkungan.

Selain berperan sebagai produsen, Tunas Logam Jaya disebut turut menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, serta kontribusi pada ekosistem usaha kecil dan menengah (UKM). Sebagai perusahaan manufaktur pengecoran logam, perusahaan ini menyerap tenaga kerja terampil maupun tidak terampil. Dampaknya juga dinilai meluas ke sektor terkait dalam rantai pasok, seperti pemasok bahan baku, jasa transportasi, hingga usaha kecil yang mendukung kebutuhan operasional industri.

Peningkatan pendapatan masyarakat akibat tersedianya lapangan kerja turut dikaitkan dengan naiknya daya beli, yang kemudian mendorong perputaran ekonomi di sektor perdagangan dan jasa di sekitar kawasan industri. Di sisi lain, perusahaan disebut menjalankan pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan transfer pengetahuan agar keterampilan karyawan dalam teknik manufaktur dan produksi logam dapat meningkat.

Dalam aspek sosial, Tunas Logam Jaya juga disebut menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui sejumlah inisiatif, seperti program pelatihan vokasi, pemberdayaan usaha kecil, serta program lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Perusahaan ini memiliki visi menjadi perusahaan industri pengecoran logam yang unggul dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Adapun misinya meliputi pengembangan sumber daya untuk meningkatkan produktivitas, menyediakan solusi inovatif bagi perkembangan industri logam, meningkatkan mutu dan kualitas produk, serta menjadi perusahaan yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Tunas Logam Jaya disebut membangun reputasi melalui konsistensi kualitas. Produk yang dihasilkan disebut digunakan dalam berbagai sektor, termasuk infrastruktur pemerintah. Diversifikasi produk—tidak hanya onderdil mesin, tetapi juga komponen infrastruktur dan peralatan industri—dinilai membantu perusahaan tetap relevan. Dukungan tenaga kerja yang terlatih serta kemitraan strategis dengan pemerintah dalam penyediaan material proyek jalan dan konstruksi juga disebut memperkuat daya saing perusahaan.

Secara keseluruhan, industri logam di Klaten, khususnya melalui peran Tunas Logam Jaya, dinilai memiliki potensi untuk terus berkembang dalam kerangka ekonomi berkelanjutan. Upaya seperti adopsi teknologi ramah lingkungan, perluasan pasar, dan pemanfaatan dukungan kebijakan pemerintah dipandang dapat memperkuat daya saing sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Di saat yang sama, kontribusi sektor ini terhadap lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar perekonomian daerah.