BERITA TERKINI
Kadin Sidoarjo Soroti Risiko Dampak Konflik Timur Tengah pada Harga Minyak dan Dunia Usaha

Kadin Sidoarjo Soroti Risiko Dampak Konflik Timur Tengah pada Harga Minyak dan Dunia Usaha

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidoarjo menyoroti potensi dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah terhadap sektor industri dan dunia usaha di daerah. Menurut Kadin, gejolak geopolitik di kawasan tersebut dapat memengaruhi stabilitas harga minyak dunia.

Ketua Kadin Sidoarjo Ubaidillah Nurdin menyampaikan bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah berpeluang memicu kenaikan harga minyak mentah di pasar global. Jika hal itu terjadi, ia menilai dampaknya akan dirasakan berbagai sektor, termasuk industri di Sidoarjo yang bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).

“Kalau harga minyak naik, harga jual produk juga hampir pasti mengalami kenaikan,” ujar Nurdin.

Ia mengingatkan pelaku usaha lokal agar mulai menyiapkan langkah antisipatif, salah satunya melalui efisiensi penggunaan bahan bakar. Menurutnya, langkah tersebut penting agar dunia usaha di Sidoarjo tetap mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Nurdin juga berharap situasi tersebut tidak berkembang menjadi gejolak ketenagakerjaan, khususnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). “Jangan sampai ada gejolak PHK di Sidoarjo,” tegasnya.

Selain itu, Kadin Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap program pemerintah pusat yang mendorong pemanfaatan komoditas kelapa sawit dan tebu sebagai bahan bakar alternatif. Nurdin menyebut pemanfaatan kelapa sawit saat ini telah digunakan dalam campuran biodiesel B20, dan ia berharap pengembangannya dapat meningkat hingga B50.

“Memang saat ini masih dalam proses, tetapi kita harus optimistis dengan pengembangan pemanfaatan energi tersebut,” pungkasnya.