Kementerian Keuangan Vietnam dan HSBC membahas penguatan kerja sama untuk memobilisasi modal internasional, mengembangkan pasar modal, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Pertemuan tersebut turut dihadiri para pemimpin sejumlah unit di bawah Kementerian Keuangan dan anggota kelompok kerja.
Menteri Keuangan Nguyen Van Thang menyatakan HSBC merupakan mitra strategis yang dinilai dapat diandalkan dan telah mendampingi kementerian melalui sejumlah tahapan pembangunan penting. Ia menyoroti peran HSBC sebagai penasihat kunci dalam penerbitan obligasi pemerintah Vietnam ke pasar internasional pada 2005, 2010, dan 2014.
Dalam pertemuan itu, Nguyen Van Thang menyampaikan Vietnam tengah menyiapkan rencana untuk kembali membawa obligasi pemerintah ke pasar internasional dengan tujuan memastikan kelayakan dan biaya penggalangan dana yang wajar. Menurutnya, penguatan kontak dan promosi kepada investor internasional menjadi faktor penting untuk mencapai target tersebut. Ia menambahkan, Kementerian Keuangan sebelumnya telah melakukan berbagai kegiatan bersama investor di pusat-pusat keuangan utama dan akan melanjutkan program penjangkauan pasar serta pemasaran ke depan.
Dari sisi ukuran pasar, Nguyen Van Thang menyebut pada akhir 2025 total nilai pasar obligasi pemerintah diperkirakan mencapai sekitar 2,62 triliun VND atau setara 20,4% dari PDB. Pada 2025 saja, Kementerian Keuangan menargetkan penerbitan obligasi pemerintah sekitar 371.500 miliar VND. Ia juga menyebut struktur investor menunjukkan pergeseran yang dinilai positif, dengan porsi kepemilikan jangka panjang oleh lembaga keuangan non-bank sekitar 62%.
Nguyen Van Thang menekankan visi strategis untuk meningkatkan peringkat kredit nasional Vietnam sesegera mungkin. Ia menyebut langkah tersebut penting untuk menegaskan stabilitas makroekonomi, membantu menurunkan biaya pinjaman, serta meningkatkan kredibilitas ekonomi Vietnam di mata investor internasional. Ia menyatakan HSBC diharapkan terus memberi masukan terkait peta jalan dan solusi teknis yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Selain isu peringkat kredit, Nguyen Van Thang menegaskan tekad Vietnam mendorong keuangan berkelanjutan. Kementerian Keuangan, menurutnya, berfokus menyempurnakan sistem standar klasifikasi hijau dan mengembangkan pasar kredit karbon untuk meningkatkan daya tarik bagi investor besar global.
Menteri juga meminta dukungan HSBC untuk pelatihan mendalam, termasuk penugasan pejabat Kementerian Keuangan ke pusat-pusat keuangan utama guna mempelajari prosedur operasional pasar modern. Ia menambahkan, kedua pihak perlu bekerja sama mengatasi hambatan teknis, mendorong peta jalan peningkatan pasar saham Vietnam, serta menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi investor internasional untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi.
CEO HSBC Group Georges Elhedery menyatakan HSBC memandang Vietnam sebagai pasar strategis utama dan berkomitmen menjadi jembatan untuk membawa arus modal global ke Vietnam. Ia menyatakan sejalan dengan prioritas Kementerian Keuangan untuk mempercepat peningkatan peringkat kredit nasional, yang menurutnya dapat menjadi pendorong penting untuk menarik lembaga keuangan jangka panjang.
Elhedery menilai peningkatan peringkat kredit akan memberikan keunggulan kompetitif bagi Vietnam. Ia juga menyatakan HSBC berkomitmen mendukung Kementerian Keuangan dalam membangun kerangka keuangan berkelanjutan dan praktik manajemen risiko tingkat lanjut yang sesuai standar internasional guna memperkuat ketahanan sistem keuangan nasional terhadap fluktuasi global.
Ia menambahkan HSBC siap menjalankan program pelatihan dan menugaskan pejabat Kementerian Keuangan ke cabang-cabang internasional HSBC untuk transfer pengetahuan. Elhedery juga menyatakan komunitas investasi internasional menilai positif upaya reformasi dan stabilitas Vietnam. Menurutnya, HSBC akan menyampaikan penilaian tersebut kepada lembaga dan badan pemeringkat kredit terkemuka untuk mendukung peta jalan peningkatan peringkat kredit dan pasar saham Vietnam, yang diharapkan dapat mempermudah arus modal asing.
Nguyen Van Thang dan Elhedery menyatakan keyakinan kerja sama kedua pihak dapat menghasilkan terobosan yang berkontribusi pada penguatan posisi keuangan Vietnam dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Nguyen Van Thang juga menyampaikan harapan agar HSBC memperluas operasi di Vietnam, meningkatkan volume kredit, serta memperkuat kerja sama dalam rencana penerbitan obligasi pemerintah Vietnam ke pasar internasional.