BERITA TERKINI
Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Dunia Usaha dan BAZNAS untuk Optimalisasi Zakat Perusahaan

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Dunia Usaha dan BAZNAS untuk Optimalisasi Zakat Perusahaan

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan lembaga amil zakat dalam upaya membangun kesejahteraan daerah. Menurutnya, penguatan pengelolaan zakat dapat menjadi bagian dari strategi memperluas dampak sosial bagi masyarakat Kota Bogor.

Pernyataan tersebut disampaikan Adityawarman saat menjadi keynote speaker dalam acara Sosialisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) Perusahaan dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 114 Tahun 2025 di Hotel Salak The Heritage, Kamis, 12 Maret 2026.

Adityawarman mengingatkan bahwa zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban agama secara individual, tetapi juga dapat berperan sebagai sarana ekonomi untuk mendorong keadilan sosial dan pengentasan kemiskinan di Kota Bogor.

Ia menyoroti terbitnya PMK Nomor 114 Tahun 2025 yang memungkinkan zakat atau sumbangan keagamaan wajib yang disalurkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS menjadi pengurang penghasilan kena pajak. “Ini adalah pesan yang sangat jelas dari negara. Negara tidak hanya mengakui zakat sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai instrumen sosial ekonomi yang penting bagi pembangunan bangsa,” ujar Adityawarman.

Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang bagi dunia usaha untuk menunaikan zakat secara lebih sistematis, transparan, dan berdampak lebih luas bagi masyarakat.

Dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran daerah (APBD), politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menyampaikan bahwa kekuatan filantropi Islam seperti zakat, infak, dan sedekah dibutuhkan untuk melengkapi peran pemerintah, terutama dalam menjangkau kebutuhan warga yang belum terakomodasi.

Adityawarman juga menyatakan dukungan DPRD Kota Bogor terhadap upaya penguatan pengelolaan zakat oleh BAZNAS. Ia berharap BAZNAS Kota Bogor terus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas agar kepercayaan dunia usaha semakin meningkat.

Selain itu, ia berpesan kepada pelaku usaha bahwa keberhasilan perusahaan tidak semata diukur dari keuntungan, melainkan juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.