BERITA TERKINI
Mahasiswa UBSI Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan bagi Siswa SMA Negeri 1 Telagasari

Mahasiswa UBSI Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan bagi Siswa SMA Negeri 1 Telagasari

KARAWANG — Kesadaran akan pentingnya literasi keuangan sejak usia sekolah menjadi perhatian berbagai pihak. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang memberikan edukasi pengelolaan keuangan kepada siswa SMA Negeri 1 Telagasari pada Senin (27/10).

Edukasi bertajuk Membangun Generasi Melek Finansial ini melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi semester 5. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mengajak siswa memahami pengelolaan keuangan secara praktis dan aplikatif.

Ketua pelaksana kegiatan, Jennieka Salsabila, mengatakan pendekatan yang digunakan dirancang agar siswa dapat merasakan langsung pengalaman mengatur uang. “Bukan sekadar teori, kami ingin siswa benar-benar merasakan bagaimana rasanya mengatur uang mereka sendiri,” ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (28/10).

Pada sesi pembukaan, peserta mendapat penjelasan dasar literasi keuangan, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, hingga menyusun perencanaan keuangan pribadi. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa kelas X.

Untuk menjaga interaksi, mahasiswa UBSI menggunakan metode diskusi dan kuis singkat. Menurut Jennieka, kegiatan ini bertujuan menegaskan bahwa pengelolaan keuangan bukan hanya urusan orang dewasa. “Justru sejak remaja, mereka harus belajar memprioritaskan kebutuhan agar tidak boros,” tuturnya.

Kegiatan yang diikuti 41 siswa kelas X-2 itu berlangsung antusias. Sejumlah siswa menceritakan kebiasaan mereka dalam menggunakan uang saku, lalu dievaluasi bersama oleh mahasiswa.

Memasuki sesi berikutnya, siswa mengikuti simulasi penyusunan anggaran sederhana menggunakan media spreadsheet. Setiap kelompok diberi anggaran Rp200.000 dan diminta menyusun rencana pengeluaran selama satu minggu, mencakup kebutuhan transportasi, jajan, hingga alokasi tabungan.

Salah satu peserta, Dzilky, mengaku baru pertama kali mencoba mengatur uang saku secara terstruktur. “Selama ini saya belum pernah mengatur uang saku. Kegiatan ini jadi pengalaman baru yang bikin saya sadar pentingnya mengatur pengeluaran dengan baik, dan saya akan mencoba praktiknya langsung,” katanya.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa Program Studi Akuntansi UBSI kampus Karawang juga mengasah keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan empati sosial. Kolaborasi UBSI dan SMA Negeri 1 Telagasari diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter serta kecakapan hidup siswa, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital.

Jennieka menambahkan, simulasi pengelolaan keuangan diharapkan mendorong kebiasaan yang lebih bijak dalam mengatur uang. “Melalui simulasi pengelolaan keuangan, kami berharap siswa dapat membentuk kebiasaan mengatur keuangan secara lebih bijak. Semoga kegiatan ini memberi manfaat nyata dan menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menjelang akhir kegiatan, siswa masih tampak berdiskusi mengenai rencana menabung dan pengelolaan uang saku mereka. Dari kegiatan tersebut, muncul dorongan baru bahwa edukasi literasi keuangan dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian.