BERITA TERKINI
Memahami Tahapan Industri Hulu Migas dan Dasar Perancangan Fasilitas Lepas Pantai

Memahami Tahapan Industri Hulu Migas dan Dasar Perancangan Fasilitas Lepas Pantai

Industri minyak dan gas (migas) hulu memiliki rangkaian proses panjang, kompleks, dan membutuhkan investasi besar. Jerry menjelaskan bahwa alur kerja di sektor ini terbagi ke dalam lima tahap utama, mulai dari discovery, evaluation, development, production, hingga abandonment.

Lima tahapan utama di hulu migas

Menurut Jerry, tahap discovery dan evaluation termasuk fase eksplorasi. Pada fase ini, fokus kegiatan masih pada penentuan prospek lapangan yang akan ditinjau serta perhitungan potensi dan cadangan sumber daya yang ada. Ia menyebut proses eksplorasi ini dapat berlangsung selama 5–10 tahun.

Sementara itu, tahap development, production, dan abandonment masuk dalam fase produksi yang umumnya berlangsung sekitar 15–30 tahun.

Jerry menekankan bahwa proyek migas bukan proyek jangka pendek. Lamanya proses bergantung pada potensi minyak dan gas yang tersedia, dengan karakter pekerjaan yang kompleks dan memerlukan dana tidak sedikit. Ia juga menyebut rata-rata durasi kontrak di industri ini berlaku selama 40 tahun.

Dasar perancangan fasilitas permukaan lepas pantai

Dalam konteks rekayasa fasilitas permukaan lepas pantai, Jerry menjelaskan bahwa setiap gas memiliki spesifikasi berbeda. Ia menyebut sekitar 83% kandungan gas adalah metana. Spesifikasi yang ditetapkan perlu disesuaikan dengan spesifikasi jual.

Berdasarkan spesifikasi tersebut, dilakukan simulasi melalui proses engineering. Setiap proses dapat menghasilkan keluaran berbeda, misalnya apabila dibutuhkan gas yang bersih dari CO2 maka diperlukan metode removal yang sesuai.

Pemisahan fluida dan komponen platform

Jerry menyampaikan bahwa terdapat sekitar 5–6 metode yang digunakan dalam production separator, dengan metode yang paling sering digunakan memanfaatkan gaya gravitasi. Melalui proses pemisahan ini, gas, minyak, dan air dapat terpisah.

Ia juga memaparkan komponen utama platform lepas pantai, yaitu:

  • Deck/topside
  • Jacket
  • Piles

Alur kerja desain hingga pabrikasi

Seluruh proses perancangan diawali dengan penetapan kriteria desain sebagai panduan memulai proyek. Jerry menyebut desain umumnya berbeda untuk setiap proyek karena menyesuaikan kedalaman laut. Selain itu, terdapat kode dan standar yang dapat berasal dari ketentuan masing-masing perusahaan maupun standar internasional.

Tahap berikutnya adalah analisis struktural, yakni proses kalkulasi yang keluarannya dapat berupa gambar. Proses terakhir adalah pabrikasi, ketika seluruh perhitungan dan gambar diimplementasikan, yang diawali dengan pembelian barang.