Pekanbaru — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan perusahaan swasta wajib terlibat aktif dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama bagi perusahaan pemegang konsesi hutan, perkebunan, maupun pertambangan.
Menurut Djamari, peran perusahaan tidak semestinya terbatas pada wilayah konsesi masing-masing. Ia menyatakan, perusahaan juga diharapkan membantu penanganan karhutla di wilayah lain apabila memiliki kemampuan serta sumber daya yang memadai.
“Perusahaan swasta wajib berperan. Selain menyelesaikan masalah yang ada di daerah kewajibannya, jika masih memiliki kemampuan untuk membantu di luar wilayah tersebut, maka wajib untuk terlibat,” ujar Djamari di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026).
Djamari menjelaskan bahwa tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan tidak berhenti ketika tidak ada titik api di wilayah operasionalnya. Ia menilai dunia usaha perlu menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia juga menekankan perusahaan tidak boleh bersikap pasif ketika kebakaran terjadi di wilayah lain. Menurutnya, kepedulian dan solidaritas lintas kawasan penting untuk mempercepat penanganan karhutla secara menyeluruh.
“Perusahaan tidak bisa hanya mengatakan bahwa wilayahnya sudah aman dari kebakaran. Itu bukan berarti mereka tidak memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan di wilayah lain,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Djamari menyoroti pentingnya pemanfaatan peralatan yang dimiliki perusahaan untuk mendukung pemadaman. Ia mengapresiasi sejumlah perusahaan yang telah menyediakan alat berat, pompa air, serta personel untuk membantu tim pemadam kebakaran di lapangan.
“Kita melihat bahwa perusahaan memiliki banyak peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemadaman. Keterlibatan mereka sangat membantu dalam mempercepat penanganan karhutla,” tambahnya.
Djamari menegaskan sinergi antarsektor menjadi kunci pengendalian karhutla. Ia menilai tidak ada satu pihak pun yang dapat bekerja sendiri menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab kepada bangsa dan generasi mendatang. “Kita perlu mengingatkan bahwa alam akan bereaksi sesuai dengan tindakan yang kita lakukan. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama serta kewajiban kita untuk merawat alam yang telah dikaruniakan kepada bangsa ini,” pungkasnya.

