BERITA TERKINI
OJK Kalbar Gelar Edukasi Keuangan Syariah bagi 130 Difabel di Pontianak

OJK Kalbar Gelar Edukasi Keuangan Syariah bagi 130 Difabel di Pontianak

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat bersama perbankan menggelar edukasi dan pelatihan pengelolaan keuangan syariah bagi 130 penyandang disabilitas di Pontianak. Kegiatan ini diikuti anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (Hidimu) dan berlangsung di lantai dasar Masjid Raya Mujahidin, Kamis, 26 Februari 2026.

Program tersebut disebut menjadi bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan bagi kelompok difabel, terutama pada momentum Ramadan. Mewakili Ketua OJK Kalimantan Barat, Manager Senior OJK Kalbar Mangihut Parlindungan Aritonang menyampaikan bahwa edukasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi keuangan di kalangan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kelompok difabel yang sebagian besar berada pada kategori masyarakat berpenghasilan rendah perlu memperoleh akses dan pemahaman yang setara terhadap produk serta layanan jasa keuangan. Ia juga menekankan pentingnya mendorong layanan jasa keuangan agar lebih aksesibel bagi pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk perempuan, dalam pengelolaan keuangan dan ekonomi secara menyeluruh.

Kolaborasi kegiatan ini melibatkan Bank Kalbar Syariah dan Pegadaian. OJK menilai kegiatan tersebut mencerminkan komitmen regulator dan industri perbankan syariah untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, ramah, dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Materi edukasi mencakup pengenalan produk perbankan syariah, pengelolaan keuangan rumah tangga, pentingnya menabung, serta pemanfaatan pembiayaan sesuai prinsip syariah. Peserta juga mengikuti diskusi interaktif mengenai tantangan pengelolaan keuangan sehari-hari yang mereka hadapi.

Aritonang menambahkan, Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus berbagi kebahagiaan dengan komunitas difabel. Melalui kegiatan ini, OJK berharap pemahaman yang diperoleh dapat mendorong peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas dan keluarganya.

Selain edukasi, peserta mendapatkan pendampingan langsung untuk memahami prosedur pembukaan rekening serta akses layanan pembiayaan mikro berbasis syariah. Kolaborasi OJK, Bank Kalbar Syariah, dan Pegadaian juga diharapkan memperluas akses difabel terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan makan malam seluruh peserta, sekaligus mempererat silaturahmi antara regulator, pelaku industri jasa keuangan, dan komunitas difabel. OJK dan mitra perbankan syariah berharap literasi keuangan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi berlanjut pada kemandirian ekonomi difabel secara berkelanjutan.