Olahkarsa menilai literasi terkait Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya perhatian dunia usaha terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Penilaian tersebut disampaikan bertepatan dengan peluncuran buku ESG 101: Panduan Praktis Menuju Bisnis Berkelanjutan, yang dihadirkan sebagai referensi bagi perusahaan, profesional, dan pemangku kebijakan untuk memahami fondasi ESG serta mengimplementasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola secara lebih terstruktur.
Selain sebagai panduan, buku itu juga diharapkan membantu organisasi memperkuat transparansi dan strategi keberlanjutan dalam kegiatan bisnis. Peluncuran buku ini disebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan literasi ESG di Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan praktik bisnis berkelanjutan.
CoFounder & CEO Olahkarsa, Unggul Ananta, mengatakan kebutuhan akan literasi ESG di Indonesia terus meningkat. Ia menilai banyak perusahaan telah menyadari pentingnya ESG, namun masih memerlukan rujukan yang menjelaskan konsep dasar secara sederhana dan aplikatif.
“Kami melihat kebutuhan akan literasi ESG di Indonesia terus berkembang. Banyak perusahaan sudah menyadari pentingnya ESG, namun masih membutuhkan referensi yang mampu menjelaskan konsep dasarnya secara sederhana dan aplikatif. Melalui ESG 101, kami berharap buku ini dapat menjadi panduan bagi para pemimpin dan profesional dalam menerjemahkan ESG ke dalam langkah strategis yang relevan dengan praktik bisnis saat ini,” ujar Unggul Ananta, Kamis (12/3/2026).
Menurut Olahkarsa, pendekatan yang disajikan dalam buku tersebut dirancang praktis sehingga dapat digunakan pimpinan perusahaan, profesional, maupun pemangku kebijakan sebagai rujukan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi keberlanjutan di dalam organisasi.
Peluncuran buku juga diisi sesi insight session dan strategic discussion yang menghadirkan sejumlah pakar keberlanjutan dari berbagai sektor. Dalam forum itu, para narasumber berbagi perspektif mengenai transformasi bisnis melalui implementasi ESG di berbagai sektor industri.
Momentum peluncuran ini turut dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan antara pelaku industri, praktisi keberlanjutan, serta para pemangku kepentingan.

