Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) Francois Villeroy de Galhau menyoroti tekanan politik terhadap bank sentral yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menegaskan, independensi bank sentral tidak menghambat penurunan suku bunga, melainkan menjadi syarat utama agar inflasi terkendali dan suku bunga dapat tetap rendah.
“Independensi bukan penghalang bagi suku bunga yang wajar rendah. Justru sebaliknya, independensi adalah prasyaratnya,” kata Villeroy pada Kamis (4/9).
Menurut Villeroy, kebebasan bank sentral dari pengaruh politik memberi ruang untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka panjang. Independensi tersebut juga dinilai penting untuk menambatkan ekspektasi inflasi di kalangan rumah tangga maupun pelaku usaha.
Dalam konteks Amerika Serikat, Donald Trump diketahui terus melontarkan tekanan politik terhadap Federal Reserve (The Fed). Trump kerap mendesak bank sentral memangkas suku bunga dan secara terbuka membicarakan kemungkinan memecat Ketua The Fed Jerome Powell.

